Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “john terry”

Frank Lampard Menjadi Pelatih Terbaik Dunia

0

Prediksimafiabola.com - Frank Lampard menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam karirnya sebagai pelatih. Bahkan, Eden Hazard meyakini jika Frank Lampard akan menjadi yang terbaik pelatih dunia di masa depan.

Frank Lampard baru memulai karirnya sebagai pelatih pada musim 2018/2019 lalu. Mantan kapten timnas Inggris tersebut memulai karirnya sebagai pelatih Derby County, klub yang bermain di Divisi Championship.

Lampard memang gagal membawa Derby promosi ke Premier League. Namun, dia dinilai melakukan pekerjaan yang luar biasa. Pria berusia 42 tahun lantas naik kasta. Lampard dipercaya melatih Chelsea.

Sejauh ini, capaian Lampard bersama Chelsea dinilai cukup baik. Walau tim sedang dalam sanksi larangan transfer pemain, Lampard mampu membangun tim yang bisa bersaing di papan atas klasemen Premier League.

Lampard Bakal jadi Pelatih Terbaik Dunia Chelsea sejauh ini tampil menjanjikan di Premier League. The Blues sudah mengumpulkan 26 poin dari 12 laga yang dimainkan. Chelsea berada di posisi ke-3 klasemen. Hasil tersebut dianggap melampaui ekspektasi klub di awal musim.

"Saya tidak kaget dengan semua yang terjadi. Saya mengenal Frank Lampard sebagai pemain, bukan sebagai manajer, tetapi saya tahu bahwa dia pria yang hebat," puji Eden Hazard.

"Lampard sudah membuktikan dalam empat bulan terakhir bahwa dia punya potensi menjadi pelatih terbaik di dunia," kata Eden Hazard.

Chelsea selalu menang dalam enam laga terakhir di Premier League. Bukan hanya di pentas domestik, Chelsea juga tampil cukup apik di Liga Champions dan punya peluang lolos dari fase grup.

Baca juga : Roberto Mancini Lebih Melihat Ke Tropi Dari Pada Pujian

Maksimalkan Pemain Muda Frank Lampard melatih Chelsea saat klub dilarang membeli pemain baru. Namun, Lampard dengan jeli mampu memanfaatkan potensi pemain muda yang dimiliki klub. Tammy Abraham, Fikayo Tomori, Reece James, dan Mason Mount tampil gemilang di bawah Lampard.

"Kabar baiknya adalah mereka bermain dengan para pemain muda, pemain muda asal Inggris. Ini juga bagus untuk timnas Inggris, bagus juga untuk Chelsea. Mereka beruntung punya pemain muda yang berkualitas," kata Eden Hazard.

"Saya tidak tahu apakah sanksi transfer tersebut baik atau buruk bagi Chelsea. Mungkin, dua atau tiga pemain baru akan lebih baik bagi mereka," ucapnya.

Sanksi transfer Chelsea berakhir pada Januari 2020 mendatang. Sejauh ini, belum ada satu pun pemain dengan nama besar yang dikabarkan masuk dalam bidikan Chelsea. Lampard nampaknya cukup puas dengan skuad yang dimiliki.

Ada Orang Lain Di Balik Suksesnya Lampard Saat Ini

0

Prediksimafiabola.com - Frank Lampard telah melakukan pekerjaan yang fantastis sebagai pelatih Chelsea sejauh ini. Ternyata ada peran Mourinho dan Carlo di balik kesuksesan Lampard di musim pertamanya sebagai bos The Blues.

Lampard sudah diragukan sejak awal musim. Dia baru semusim melatih Derby County, belum cukup berpengalaman. Juga, Chelsea sedang dalam kondisi buruk di tengah embargo transfer.

Biar begitu, Lampard berhasil membantah semua pandangan buruk tersebut. Performa Chelsea jauh lebih baik dari yang diduga. Mereka berhasil menembus peringkat ke-4 klasemen sementara Premier League setelah 10 pertandingan.

Pengaruh Pelatih Lampard mengenal sejumlah pelatih sepanjang kariernya sebagai pemain Chelsea. Sejak saat itulah dia sudah mengamati dan memetik pelajaran berharga, lalu sekarang menerapkannya sendiri kepada pemain-pemainnya.

"Semuanya [mantan pelatih Chelsea], seperti yang Anda katakan, sudah membantu saya entah untuk hal buruk atau hal baik yang terjadi," buka Lampard.

"Ketika berkata demikian, maksud saya adalah hal-hal yang saya pikirkan sebagai pemain dan sekarang saya membawanya sebagai pelatih."

Baca juga : Christian Pulisic Aktor Penting Atas Kemenangan Chelsea

Mourinho atau Ancelotti? Adapun dari sekian banyak pelatih Chelsea, Lampard mengaku mempelajari banyak hal dari Mourinho dan Chelsea. Keduanya pelatih top dengan segudang pengalaman, dia tidak bisa memilih salah satu yang lebih baik atau sebaliknya.

"Jose Mourinho jelas membawa dampak besar untuk saya ketika pertama kali datang ke Chelsea, dia membantu membangkitkan kepercayaan diri saya,. Lebih dari sekadar taktik atau teknik, dia membentuk pola pikir saya untuk berkembang," lanjut Lampard.

"Lalu saya selalu merasa Carlo Ancelotti bisa menjadi contoh tentang bagaimana manajer bisa mendekati pemain secara personal, menjalin hubungan satu per satu. Itu penting untuk memaksimalkan kemampuan pemain."

Sangat Membantu Lampard tidak bisa memilih, Mourinho dan Ancelotti sama pentingnya. Yang jelas, dia meniru banyak hal positif dari dua nama tersebut.

"Jadi saya cenderung banyak bicara tentang dua nama tersebut, tapi saya merasa segan mengabaikan manajer-manajer lain yang pernah saya kenal, sebab mereka memberikan dampak positif bagi saya dalam cara berbeda," tandas Lampard.

Legenda Chelsea Sangat Mendukung Keputusan Lampard

0

Prediksimafiabola.com - Sebuah dukungan yang diberikan Jimmy Floyd Hasselbaink ke Frank Lampard. Mantan striker Chelsea percaya para pemain muda yang diorbitkan tim Lampard Chelsea akan menjadi kerangka kerja untuk beberapa tahun ke depan.

Chelsea mendapatkan situasi yang cukup sulit di musim panas ini. Mereka harus kehilangan beberapa pemain kunci mereka seperti Eden Hazard, David Luiz dan Gonzalo Higuian namun mereka tidak bisa mendapatkan penggantinya karena mereka terkena embargo transfer.

Mengatasi situasi tersebut, Frank Lampard mengambil keputusan yang cukup berani. Ia mengorbitkan beberapa pemain muda Chelsea seperti Fikayo Tomori, Mason Mount, Tammy Abraham dan Callum Hudson-Odoi sebagai pemain reguler Chelsea.

Hasselbaink merasa bahwa apa yang dilakukan Lampard itu merupakan langkah yang tepat. "Sangat menyenangkan melihat ia [Lampard] percaya kepada pemain muda," beber Hasselbaink kepada Sky Sports.

Ubah Identitas Tim Hasselbaink mengakui bahwa sejak jaman dahulu, Chelsea bukanlah tim yang memiliki tradisi untuk mengorbitkan pemain muda secara konsisten di tim utama mereka.

Namun ia meyakini apa yang dilakukan Lampard itu adalah suatu kebiasaan yang baik yang bisa mengubah wajah dari skuat The Blues.

"Sejak dahulu, Chelsea tidak memiliki identitas untuk memberikan kepercayaan kepada pemain muda. Namun jika mereka ingin mengembangkan tim ini, mereka memiliki sejumlah pemain berbakat seperti Callum [Hudson-Odoi], RUben [Loftus-Cheek] dan Reece James."

Jadi Tim Mematikan Hasselbaink percaya bahwa investasi yang diberikan Lampard kepada para pemain muda Chelsea ini akan berbuah manis.

Ia meyakini skuat The Blues akan berkembang menjadi salah satu tim mematikan di Inggris jika Lampard konsisten memberikan kesempatan kepada para pemain muda ini.

Baca Juga : Loris Karius Tidak Gengsi Jika Kembali Ke Liverpool

"Jika mereka bisa mempertahankan para pemain muda ini, saya rasa dalam dua atau tiga tahun ke depan Chelsea akan mendominasi Premier League, namun tentunya dengan tambahan yang tepat untuk tim mereka." ia menambahkan.

Belum Stabil Performa skuat Chelsea musim ini memang belum menunjukkan konsistensi yang sangat baik.

Mereka kini menempati peringkat tujuh klasemen sementara EPL dengan raihan 11 poin dari tujuh laga.

Emerson Palmieri Akan Absen 4 Pekan

0

Prediksimafiabola.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard menegaskan bahwa bek kiri Emerson Palmieri akan absen setidaknya empat pekan ke depan karena cedera paha.

Cedera ini didapat Emerson ketika membela Chelsea dalam laga kontra Liverpool akhir pekan kemarin. Kala itu ia hanya bertahan di lapangan selama 15 menit dan harus digantikan Marcos Alonso.

Emerson sejatinya sudah sempat absen pada pekan sebelumnya karena cedera yang ia dapat ketika memperkuat Italia di pentas Kualifikasi EURO 2020 beberapa waktu lalu.

Konfirmasi Frank Lampard Berbicara dalam konferensi pers jelang laga Carabao Cup kontra Grimsby Town, Lampard menyebut cedera Emerson tak terlalu parah, tapi tetap mengharuskannya untuk beristirahat sementara.

"Emerson kini tak akan kembali bermain hingga selesainya jeda internasional [pertengahan Oktober]," ujar Lampard.

"Emerson akan absen dalam beberapa pekan karena cederanya kambuh, jadi kami harus sedikit berhati-hati dengannya," tambahnya.

Baca Juga : Maurizio Sarri Membuat Strategi Layaknya Bunglon

Absen Perkuat Italia Selain Chelsea, Emerson juga bakal tak bisa memperkuat Italia kala Gli Azzurri menjalani lanjutan Kualifikasi EURO 2020 bulan depan.

Italia dijadwalkan akan menghadapi Yunani pada 12 Oktober sebelum tiga hari berselang meladeni tantangan Liechtenstein.

Setelah sempat terpinggirkan di era Maurizio Sarri, Emerson kembali menemukan performa terbaiknya sejak diasuh Lampard. Ia pun menjadi starter reguler di pos bek kiri Chelsea musim ini.

Lampard Berargumen Premier League kompetisi Kejam

0

Prediksimafiabola.com - Manajer Chelsea Frank Lampard mengatakan bahwa Liga Premier adalah kompetisi yang kejam. Demikian dikatakan Lampard setelah timnya ditandingi oleh Sheffield United, Sabtu (31/8/2019) malam WIB.

Chelsea sebenarnya membuka laga dengan baik. Bermain di Stamford Bridge, The Blues menguasai babak pertama. Dua gol dicetak oleh bomber muda Tammy Abraham pada menit 19 dan 43.

Namun, performa Chelsea menurun di babak kedua. Dua gol bersarang di gawang Kepa. Dua gol tersebut dicetak oleh Callum Robinson dan bunuh diri Kurt Zouma.

Hanya bermain imbang setelah sempat unggul dua gol tentu saja bukan hasil bagus bagi Chelsea. Frank Lampard merasa kecewa.

Premier League Kejam Frank Lampard sangat kecewa dengan hasil imbang melawan Sheffield United. Menurutnya, harusnya Chelsea bisa mendapatkan tiga poin karena sudah unggul dua gol lebih dulu. Namun, apa yang terjadi tak sesuai rencana.

"Kami harus mengambil tanggung jawab, kami membiarkan itu terjadi. Kami sudah mengambil permainan, tetapi kami justru mengembalikan permainan pada mereka," ucap Frank Lampard.

"Jika kita tidak bisa melanjutkan dominasi dan mendapatkan gol ketiga itulah yang harus kami kerjakan. Ini adalah Premier League, kompetisi yang kejam," kata Frank Lampard.

Baca Juga : Man City Menang Telak Atas Brighton & Hove

"Anda harus memanfaatkan peluang itu," tegas mantan manajer Derby County tersebut.

Dengan hasil tersebut, Chelsea kini masih berada di posisi ke-9 klasemen sementara Premier League. Jorginho dan kawan-kawan mendapat lima poin dari empat laga yang sudah dimainkan.

Harusnya Chelsea Menang Frank Lampard mengatakan bahwa Chelsea memainkan laga dengan cukup nyaman di babak pertama. Kondisi tersebut harusnya bisa membuat Chelsea menambah gol lagi dan mengakhiri laga dengan raihan tiga poin.

"Kami memainkan laga dengan nyaman dan kami kehilangan dua poin," kata Frank Lampard.

"Ketika Anda unggul 2-0 di babak pertama, harusnya Anda menang. Kami punya lebih dari cukup untuk menang dengan skor 2-0. Kami justru memberi kemungkinan kepada mereka untuk melukai kami," tandas Frank Lampard.

Setelah laga melawan Sheffield, Frank Lampard akan mendapatkan waktu cukup untuk berbenah. Sebab, bakal ada jeda internasional. Pasca itu, Chelsea akan berjumpa Wolves pada 14 September 2019 yang akan datang.

Frank Lampard Tidak Ingin Beralasan Karena Kalah

0

Prediksimafiabola.com - Manajer Chelsea Frank Lampard tidak ingin alasan faktor usia di balik kegagalan untuk menang atas Sheffield United. Menurut manajer 41 tahun Chelsea kehilangan karena kesalahan bersama.

Chelsea sebenarnya punya peluang besar untuk menang saat berjumpa Sheffield, Sabtu (31/8/2019) malam WIB di Stamford Bridge. The Blues sempat unggul 2-0 lewat gol Tammy Abraham. Namun, laga pekan keempat Premier League musim 2019/2020 ini harus berakhir imbang 2-2. Sheffield menyamakan kedudukan melalui gol Callum Robinson dan gol bunuh diri Kurt Zouma. Chelsea bermain imbang setelah unggul dua gol. Banyak pandit menyebut faktor usia di balik hasil tersebut. Skuad Chelsea terlalu muda. Namun, Frank Lampard menolak.

Kesalahan Kolektif Chelsea Frank Lampard memang memainkan sejumlah pemain muda di laga kontra Sheffield. Ada Fikayo Tomori, Mason Mount, hingga Tammy Abraham yang dimainkan sejak menit pertama. Ada pula Billy Gilmour yang masuk di babak kedua.

"Dan saya tidak peduli bahwa kami memiliki tim termuda dalam sejarah Chelsea di Premier League. Itu adalah nilai tambah pekan lalu, dan faktanya begitu mudanya tim kami hari ini saya pikir tidak ada hubungannya sama sekali," kata Lampard di situs resmi klub.

Lampard juga tidak mau menyalahkan satu atau dua pemain, atau bahkan lini tertentu. Baginya, hasil imbang melawan Sheffield adalah sebuah kesalahan kolektif. Pemain kurang kosentrasi.

"Ini bukan pertahanan, itu kebobolan sebagai tim sehingga kurangnya konsentrasi atau kesalahan dalam kebobolan gol adalah saat-saat ketika Anda bertahan sebagai tim, sama halnya dengan Anda menyerang sebagai tim," kata Lampard.

Baca Juga : Bertanding Tanpa Messi Dan Harapkan Antoine Griezmann

Alasan Mainkan Billy Gilmour Salah satu keputusan Lampard yang mendapat sorotan adalah memasukkan Billy Gilmour pada menit ke-84 untuk menggantikan Tammy Abraham. Sesaat sebelumnya, Lampard juga menarik Mateo Kovacic digantikan Michy Batshuayi.

Pergantian tersebut dirasa membuat lini tengah Chelsea agar renggang. Chelsea pun kebobolan pada menit 89 lewat gol bunuh diri Kurt Zouma.

"Billy Gilmour adalah pemain lini tengah yang saya miliki di bangku cadangan. Dan Michy harus membawa energi di mana Tammy menjadi pemain terbaik kami dalam permainan," terang Lampard.

"Orang lain dapat mengatakan apa yang mereka inginkan tetapi saya tidak berusaha terlihat pandai saat kedudukan 2-1, saya berusaha mengakhiri pertandingan ini," tegasnya.

Chelsea kini berada di posisi ke-9 klasemen sementara Premier League 2019/2020. The Blues mendapatkan lima poin dari empat laga yang sudah dimainkan.

Lampard Hanya Berharap Pada Pemain Muda Chelsea

0

Prediksimafiabola.com - Chelsea dianggap tersandung melalui musim 2019/20 ini. Musim pertama Frank Lampard akan penuh dengan tantangan dan masalah, jadi Lampard harus cukup berani untuk mengandalkan pemain muda Chelsea saat ini.

Lampard menjalani debutnya sebagai bos Chelsea dalam kondisi terburuk. Pertama, kehilangan Eden Hazard saja sudah jadi masalah besar. Kedua, embargo transfer membuatnya tidak bisa mendatangkan pemain baru. Artinya, Lampard hanya bisa mengandalkan skuad sekadarnya untuk memenuhi target musim ini. Jelas bukan hal yang mudah, Lampard harus mengambil risiko dengan pemain-pemain mudaBiar begitu, Lampard masih punya satu cara yang bisa diandalkan. Andalkan Pemain Muda Pada tiga laga Chelsea sejauh musim ini, Lampard dikritik karena terlalu berani menurunkan pemain-pemain muda seperti Mason Mount dan Tammy Abraham. Biar begitu keputusan Lampard dianggap sudah benar. Kualitas pemain-pemain senior Chelsea sudah mulai merosot, yakni nama-nama seperti Cesar Azpilicueta, Willian, dan Pedro. Performa Azpilicueta dan Willian tidak terlalu apik pada beberapa laga Chelsea sejauh ini. Willian justru bermain buruk pada laga teranyar Chelsea melawan Leicester Akhir pekan lalu.

Baca juga : Prediksi Aston Villa Vs Everton 24 Agustus 2019

Bintang Muda Chelsea Lampard merupakan pemain muda yang kurang pengalaman. Mengandalkan pemain muda bisa jadi pilihan terbaik untuknya, tentu dengan syarat publik Stamford Bridge masih terus mendukung. Mason Mount sudah terbukti manjur, Lampard juga masih punya Callum Hudson-Odoi yang sedang berusaha pulih dari cedera. Ketika pemain-pemain terbaiknya kembali, dia bisa membentuk permainan terbaik The Blues. Sayangnya, Chelsea masih membutuhkan striker tangguh yang bisa diandalkan mencetak gol. Tammy Abraham belum membuktikan diri sejauh ini, Olivier Giroud tidak benar-benar tajam.

Lampard Puas Dengan Permainan Timnya

0

Prediksimafiabola.com - Bos Chelsea Frank Lampard mengatakan dia puas dengan permainan timnya ketika dia mengalahkan Red Bull Salzburg 5-3 dalam pertandingan tes pramusim, Kamis (1/8) jam pagi. Lampard mengatakan dia melihat banyak sisi positif dalam permainan timnya.

Meski menang dengan skor besar, laga itu jelas tidak mudah untuk Chelsea. Salzburg memberikan perlawanan luar biasa sepanjang laga, bahkan merepotkan Chelsea dengan tiga gol mereka. Biar begitu, Chelsea terbilang mendominasi babak pertama. Christian Pulisic mencetak dua gol apik di babak pertama, dan inilah salah satu sisi positif yang membuat Lampard gembira. Lampard yakin gol-gol yang tercipta pada laga tersebut sudah cukup menggambarkan kondisi timnya.

Bagus dan Ceroboh Lampard menegaskan gol-gol Chelsea apik, tetapi dia menyadari kebobolan mereka lahir dari kecerobohan. Lini serang The Blues sudah cukup menjanjikan, hanya transisi mereka belum maksimal.

"Ada beberapa permainan yang sangat bagus dari kami, beberapa gol bagus, kombinasi bagus. Proses menyerang yang hebat oleh para penyerang dan penyerang sayap, itu merupakan hal besar bagi saya," kata Lampard.

"Dan tentu saja kami kebobolan beberapa gol karena beberapa momen kecerobohan kami."

Baca juga : Barcelona Menantikan Nego Samuel Umtiti Bagi MU

Laga Sulit Lebih lanjut, Lampard yakin laga tersebut merupakan ujian bagus untuk timnya. Salzburg memberikan tekanan intens yang beberapa kali membuat bek Chelsea kerepotan, tetapi justru itulah yang diharapkan Lampard.

"Cara bermain kami sangat positif, laga ini sulit bagi kami karena melawan tim yang dalam performa bagus dan bermain dengan tekanan tinggi," imbuh Lampard.

"Mereka menguji kami saat membawa bola, kami beberapa kali berhasil, beberapa kali gagal, tetapi umumnya saya puas."

"Kebobolan dalam pramusim sebenarnya bukan hal yang anda inginkan, tapi itu tidak terlalu buruk sebab memberi anda petunjuk sebelum pertandingan sebenarnya dimulai," tutupnya.

Komentar Frank Lampard Setelah Kalahkan Barcelona

0

Prediksimafiabola.com - Chelsea meraih hasil bagus dalam pertandingan tes pramusim melawan Barcelona pada Selasa (24/7/2019) malam WIB. The Blues memenangkan kemenangan dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang diadakan di Stadion Saitama.

Dua gol kemenangan Chelsea dicetak oleh Tamy Abraham [34] dan Ross Barkley [81]. Sementara, satu gol balasan Barcelona dicetak pada penghujung laga lewat sepakan kera Ivan Rakitic. Frank Lampard menanggapi positif hasil laga melawan Barcelona. Apalagi, di laga sebelumnya Chelsea kalah dengan skor 1-0 atas Kawasaki Frontale.

"Saya sangat senang," ucap Frank Lampard dikutip dari situs resmi klub.

"Kami sudah bagus di dalam dan luar lapangan. Saya melihat kami sudah bekerja dengan baik. Ada banyak hal yang harus kami lakukan, tapi ini adalah hasil yang bagus," tandas Frank Lampard.

Setelah ini, Chelsea akan kembali terbang ke Eropa. Frank Lampard juga akan memberikan libur selama beberapa hari kepada pemain. Setelah itu.

Baca juga : Frank Lampard Bangga Dengan Mateo Kovacic

Bersiap Melawan Manchester United Selama menjalani tur pramusim di Jepang, dengan dua pertandingan uji coba, Frank Lampard menilai progres timnya sangat positif. Dia melihat David Luiz dan kawan-kawan sudah kembali pada level kompetitif.

"Ini adalah ujian yang bagus untuk para pemain dan tur pramusim ini sangat membantu kami."

"Kami sekarang masih dalam proses untuk mencapai kebugaran dan siap untuk melawan Manchester United, di laga perdana kami. Waktu berjalan begitu cepat dan pemain harus tetap bekerja," tegas Frank Lampard.

Setelah ini, Chelsea masih punya tiga agenda uji coba. Mereka akan bersua Reading (28/7/2019), FC Salzbroug (1/8/2019) dan terakhir melawan Borussia Monchengladbach (3/8/2019). Setelah itu, The Blues baru akan berjumpa Manchester United di laga perdana Premier Leagu

Frank Lampard Bangga Dengan Mateo Kovacic

0

Prediksimafiabola.com - Chelsea baru saja memenangkan gelar Piala Rakuten 2019 dengan mengalahkan Barcelona. Hasil ini bukan dari sosok Mateo Kovacic yang bermain bagus di Saitama Stadium, Selasa (23/7/2019) WIB pada malam hari.

Mateo Kovacic memang tidak mencetak gol saat Chelsea menang dengan skor 2-1 atas Barcelona. Dua gol The Blues dicetak oleh Tamy Abraham pada menit ke-34 dan Ross Barkley pada menit ke-81. Kovacic juga tidak membuat assist.

Namun, manajer Chelsea, Frank Lampard memberikan pujian pada Kovacic dinilai sudah tampil luar biasa. Dia mampu menjadi pengatur ritmen permainan The Blues di lini tengah, berduet dengan Jorginho. Kovacic bermain selama 70 menit.

"Saya rasa dia bermain dengan luar biasa di babak pertama. Saya sangat menyukai Kovacic musim lalu, saya sering melihatnya di Chelsea," ucap Frank Lampard di situs resmi klub.

"Saya sering melihat permainannya dan saya sangat menyukai apa yang sudah dia tampilkan di sini. Sejak hari pertama latihan dia menunjukkan rasa lapar, etos kerja dan bakat yang luar biasa. Saya ingin bekerja dengannya," imbuhnya.

Baca juga : Alex Iwobi Ancam Pindah Jika Wilfried Zaha Masuk Arsenal

Puji Bakat Besar Mateo Kovacic Mateo Kovacic mulai bermain untuk Chelsea pada musim 2018/19 lalu. Saat itu, The Blues mendapatkannya dengan status pinjaman dari Real Madrid. Namun, di bursa transfer musim panas 2019 ini, Chelsea membelinya secara permanen.

"Saya rasa dia adalah pemain dengan bakat besar dan saya sangat menyukainya. Saya sungguh senang, kami tahu bahwa kami punya kelebihan di lini tengah. Saya rasa, Kovacic bisa memberikan lebih banyak," kata Frank Lampard.

Kovacic diprediksi akan menjadi pemain utama Chelsea pada musim 2019/2020 yang akan datang. Dengan skema 4-2-3-1 yang diusung oleh Frank Lampard, Kovacic bisa menjadi double pivot bersama Jorginho.

Beberapa Masalah Harus Diselesaikan Frank Lampard

0

Prediksimafiabola.com - Chelsea baru saja melantik Frank Lampard sebagai pelatih kepala baru. Setelah berspekulasi dalam beberapa pekan terakhir, Blues akhirnya membuat pengumuman resmi pada Kamis (4/7) sore, WIB, kemarin. Legenda kembali ke Stamford Bridge.

Lampard diikat kontrak tiga tahun, yang kabarnya bernilai 4,5 juta poundsterling per tahun. Lampard sudah ditunggu setumpuk pekerjaan yang tidak mudah. Dia harus menjaga kualitas Chelsea sebagai salah satu tim top. Chelsea yang sekarang sedang dalam kondisi buruk. The Blues dihukum larangan transfer pada dua bursa transfer, yang berarti Lampard tidak bisa membentuk skuad sesuai keinginannya. Dia harus bekerja dengan pemain-pemain yang ada. Kondisi ini jelas tidak ideal untuk pelatih muda seperti Lampard. Dia sudah sedikit membuktikan kualitasnya ketika melatih Derby County musim lalu, tetapi Lampard sendiri mengakui melatih Chelsea adalah tantangan yang jauh berbeda.

Lampard diduga bakal mengandalkan pemain-pemain muda seperti Callum Hudson-Odoi, Mason Mount, dan Fikayo Tomori. Dia harus mencari cara mengatasi kepergian Eden Hazard tanpa membeli pemain baru. Tak hanya itu, musim pertama Lampard bakal sangat penting. Dia harus bisa menyamai torehan Maurizio Sarri, yang sebenarnya tidak buruk. Sarri berhasil membawa Chelsea finis di peringkat ketiga klasemen Premier League dan menjuarai Liga Europa. Biarpun demikian, setidaknya ada tiga masalah utama yang harus segera diselesaikan Lampard begitu melatih Chelsea. Menukil Express, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Mengembalikan Kante ke Posisi Terbaiknnya Semasa bermain di bawah bimbingan Sarri, N'Golo Kante tidak benar-benar menunjukkan permainan terbaiknya. Dia terpaksa bermain lebih ofensif karena Sarri sudah memiliki Jorginho di posisi gelandang bertahan - meski Jorginho berperan sebagai deep lying playmaker. Keputusan Sarri ini dikecam fans Chelsea, dia dituding menyia-nyiakan kemampuan kante sebagai gelandang terbaik di Premier League. Sebab itu, Lampard harus segera mengembalikan Kante sebagai holding midfielder.

Kontrak Baru Hudson-Odoi Lampard pun harus segera mengikat Callum Hudson-Odoi dengan kontrak baru jangka panjang. Hudson-Odoi merupakan pemain muda Chelsea yang sangat disukai fans, tetapi dia lebih sering dicadangkan oleh Maurizio Sarri. Potensi Hudson-Odoi dinilai luar biasa, Lampard harus membuatnya tetap bahagia dan memastikan dia bisa bermain pada masa kepelatihannya. Hudson-Odoi sempat dikabarkan bakal meninggalkan Chelsea jika Sarri bertahan, tetapi sekarang kondisinya berbeda.

Baca juga : Harga Lukaku Dapat Sedikit Potongan

Menghubungkan Tim Inti dengan Akademi Sudah begitu lama Chelsea mengabaikan pemain-pemain jebolan akademi mereka. Ada begitu banyak pemain muda yang dipinjamkan setiap tahunnya, padahal potensi mereka cukup menjanjikan. Mason Mount adalah salah satu pemain muda terbaik milik Chelsea yang terpaksa dipinjamkan ke tempat lain. Lampard menyukai pemain muda, dan dia diyakini bakal menciptakan kombinasi pemain senior dan pemain muda.

Keinginan Chelsea Sangat Tinggi Lampard Mengaku Belum Siap

0

Pediksimafiabola.com - Emmanuel Petit menyanyikan keraguannya tentang gagasan Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea. Dia tahu bahwa Lampard adalah salah satu gelandang terbaik di Inggris saat dia bermain, tetapi keterampilan melatihnya masih dipertanyakan.

Chelsea sampai ini masih tanpa pelatih kepala. Usai kepergian Maurizio Sarri, The Blues bergerak dalam pencarian pelatih baru. Ada beberapa nama yang diusulkan, dengan Lampard jadi yang terdepan. Situasi Chelsea ini cukup pelik. Sarri sebenarnya sudah membuktikan diri sebagai pelatih tepat. Dia memenuhi target klub: menembus peringkat ketiga Premier League dan menjuarai Liga Europa. Namun, entah mengapa Sarri tidak pernah didukung publik Stamford Bridge. Perpisahan tidak terhindarkan, dan kini Chelsea harus memulai lagi dari awal. Mereka juga masih berusaha mengajukan banding atas hukuman larangan mendatangkan pemain pada dua bursa transfer mendatang. Singkatnya, Lampard bakal datang ke Chelsea yang sedang terkekang. Situasi itu jelas tidak ideal bagi pelatih mana pun, terlebih untuk Lampard yang minim pengalaman.

"Frank Lampard punya banyak kualitas. Dia pria dengan dedikasi tinggi, yang mencintai sepak bola dan menaruh respek tinggi pada rekan setim dan manajernya. Dia selalu ambisius," kata Petit kepada Metro.

"Namun, di sudut benak saya, saya merasa pekerjaan di Chelsea ini mungkin datang terlalu awal untuknya. Kita sudah melihat apa yang dia lakukan untuk Derby County, Lampard membawa mereka sampai Play-off, tetapi itu bukan akhir cerita. Pada akhirnya mereka gagal promosi."

"Dia akan menghadapi ekspektasi yang lebih tinggi di Chelsea, dan dia sudah menyadari itu karena telah bermain begitu lama untuk klub tersebut," sambungnya.

Baca juga : PSG Siap Terima Lucas Vazquez

Perjudian Chelsea Di sisi lain, Lampard mungkin saja menikmati tekanan fans Chelsea tersebut. Sebagai mantan pemain dan legenda klub, Lampard mungkin mendapatkan perlakuan yang sedikit istimewa daripada bos-bos Chelsea sebelumnya. Hukuman larangan transfer itu bakal menyulitkan Lampard, tetapi juga bisa jadi berkah tersembunyi. Ekspektasi fans Chelsea bakal lebih rendah dari biasanya karena mereka tahu sang pelatih tidak bisa mendatangkan pemain yang dia inginkan. Artinya, Lampard bisa bekerja lebih tenang dengan memaksimalkan pemain-pemain muda Chelsea. Tentu keputusan ini merupakan perjudian besar, dia bisa gagal total apabila gagal bersaing dengan lima tim kuat lainnya dalam top six Premier League.