Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “real madrid transfer terbaru”

Kabarnya Real Madrid Kena Virus FIFA

0

Prediksimafiabola.com - skuad Real Madrid tidak sehat. Banyak pemain yang terkena virus FIFA, Zinedine Zidane dibuat pusing. Bisa jadi Zidane tidak bisa menurunkan skuad terbaik saat mengunjungi Real Mallorca, Minggu (20/10/2019) mendatang.

FIFA virus, masalah yang sering mengganggu klub setiap setelah jeda internasional. Biasanya, pemain-pemain meninggalkan klub dalam kondisi bugar, membela timnas, lalu pulang dalam kondisi cedera.

Masalah itu umum terjadi. Duel internasional memaksa pemain bepergian lebih jauh dari biasanya. Mereka kelelahan dan lebih rentan cedera, klub pun merugi.

Sesi Latihan Sepi
Zidane menggelar latihan pertama untuk tim intinya setelah jeda internasional, Kamis (17/10/2019) kemarin waktu setempat. Tidak seperti biasanya, latihan kali ini sepi Thibaut Courtois dan Raphael Varane terpaksa absen. Juga Gareth Bale, yang telah dipastikan tidak bisa bermain saat Madrid menyambangi Real Mallorca akhir pekan ini. Kondisi Bale cukup parah, dia diragukan siap bermain saat Madrid melawat ke Turki untuk berduel dengan Galatasaray di Liga Champions. Laga ini merupakan salah satu laga terpenting Madrid.

Baca juga : Pedri Gonzalez Adalah Iniesta Baru Barcelona

Absen Lainnya
Lalu, ada Sergio Ramos dan Dani Carvajal yang berlatih sendiri, tidak ikut dalam tim. Federico Valverde pun demikian, bahkan hanya ditemani staf pelatih. Nacho, Marco Asensio, Luka Modric, Lucas Vazquez, dan Toni Kroos masih cedera. Kondisi Nacho dan Asensio masih buruk, sementara Modric, Vazquez, dan Kroos menjalani latihan ringan di lapangan. Tiga pemain itu dipastikan tidak bisa bermain saat Madrid menghadapi Mallorca, tapi mungkin saja tampil di kandang Galatasaray. Bagaimanapun, Zinedine Zidane jelas pusing. Berlatih tanpa tim penuh membuatnya kesulitan meracik skuad untuk pertandingan.

Real Madrid Sementara Masih Di Puncak Klasemen

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid berada dalam situasi yang unik di musim 2019/20 sejauh ini. Madrid berada di puncak klasemen La Liga, tampak saingan dari ketinggian. Namun, Los Blancos terpuruk di dasar klasemen Liga Champions, mendongak untuk melihat tiga klub lainnya.

Artinya, Madrid belum stabil, Zinedine Zidane masih pusing. Pelatih asal Prancis ini belum bisa menemukan skuad terbaiknya karena berbagai masalah, salah satunya adalah badai cedera lebih dari separuh skuad Madrid secara bergantian. Bagaimanapun, Zidane tidak bisa bersantai, dia harus membawa Madrid menang dengan segala cara. Kini, Zidane dan El Real tengah memandang satu minggu intens yang dimulai sejak akhir pekan ini.

Hanya Enam Hari
Pekan intens Madrid dipadatkan dalam waktu enam hari saja. Mula-mula, mereka bakal menyambangi Real Mallorca, Minggu 20 Oktober 2019 nanti. Setelahnya, Madrid bakal melawat ke kandang Galatasaray (23/10/2019) dan Barcelona (26/10/2019). Tiga pertandingan itu sama pentingnya, tidak ada satu yang lebih penting dari yang lain, pun sebaliknya. Pertama, duel di kandang Mallorca bakal menentukan nasib Madrid di puncak klasemen sementara.

Pertandingan kontra Galatasaray pun sangat krusial, mengingat Madrid hanya bisa mendapatkan satu poin dari dua pertandingan Liga Champions sejauh ini. Mereka memang tidak bisa tereleminasi di Istanbul, tapi wajib menang jika ingin memperbaiki situasi. Lalu, ada lawatan ke Camp Nou dalam laga bertajuk El Clasico. Pertandingan ini bakal sengit dan penting bagi Madrid secara mental maupun posisi di klasemen sementara.

Baca juga : Banyak Yang Ingin Memakai Ivan Rakitic

Tekanan Besar
Enam hari sulit dengan tekanan tinggi itu bakal semakin merepotkan usai cedera Luka Modric dan Gareth Bale dewasa ini. Kabarnya cedera itu tak serius, tapi pihak Madrid belum memberikan kepastian. Zidane dan pemain-pemain Madrid jelas memahami pentingnya tiga pertandingan tersebut. Tiga laga dalam enam hari ini bisa jadi menentukan laju Madrid sampai akhir musim nanti.

Pemain-pemain bintang seperti Eden Hazard, Marcelo, Karim Benzema, dan Sergio Ramos sangat dibutuhkan untuk memberikan performa terbaik mereka. Juga, Zidane berharap pada kejutan pemain-pemain muda seperti Rodrygo, Vinicius Junior, dan Luka Jovic. Hari-hari berat menunggu Zidane dan Madrid.

Spanyol Terkena Virus Madrid dan Barcelona

0

Prediksimafiabola.com - Spanyol hanya bisa bermain imbang 1-1 di Norwegia bertemu di Euro 2020 Kualifikasi, Minggu (2019/10/13) dini hari WIB. La Roja dinilai virus Real Madrid dan Barcelona.

Spanyol sebenarnya butuh raihan tiga poin saat melawat ke kandang Norwegia. Sebab, jika mampu menang atas Norwegia, maka jalan Spanyol lolos ke Euro 2020 bakal makin terbuka.

Pasukan Robert Moreno punya peluang untuk mendapatkan tiga poin tersebut. Saul Niguez membawa La Roja unggul pada menit ke-47. Namun, Spanyol lengah pada menit akhir dan Joshua King menyamakan skor pada menit 90+4 dari titik penalti.

Spanyol memang masih berada di puncak klasemen Grup F dengan 19 poin. Peluang lolos ke Euro 2020 masih sangat terbuka. Akan tetapi, Jose Felix Diaz, merasa ada banyak hal mengkhawatirkan dari performa juara Piala Dunia 2010.

Spanyol seperti Barcelona dan Real Madrid
Jose Felix Diaz menilai Spanyol kini punya wajah yang berbeda dibanding tim yang begitu dominan beberapa tahun lalu. Jose Felix Diaz menilai Spanyol mulai ditinggal pemain terbaiknya karena faktor usai.

"Seperti Barcelona dan Real Madrid yang juga mengalaminya, para pemain berbakat dari masa lalu telah beranjak atau menjadi jauh lebih tua," tulis Jose Felix Diaz.

Jose Felix Diaz memberi contoh di lini tengah. Dia tidak melihat Spanyol punya pemain dengan karakter bermain petarung. Hanya mengandalkan Fabain Ruiz saja tidak cukup bagi Spanyol.

"Para pemain Norwegia mampu melewati lini tengah Spanyol dengan mudah, dengan Dani Ceballos yang tidak dalam performa terbaik dan dengan Sergio Busquets bukan pemain seperti dulu," katanya.

Baca juga : Sudah Tidak Ada Kesempatan Bagi Karim Benzema

Tetap Lolos ke Euro 2020, Tapi
Bukan hanya lini tengah, Jose Felix Diaz juga khawatir dengan pertahanan Spanyol. Duet Raul Albiol dan Sergio Ramos, yang tampil pada laga kontra Norwegia, sudah uzur. Namun, Spanyol tetap diprediksi bakal lolos ke Euro 2020.

"Spanyol pasti akan mengamankan kualifikasi Euro 2020 dengan lebih cepat dari yang seharusnya, tetapi Spanyol harus bangun atau mereka akan mengalami kesulitan," kata Jose Felix Diaz.

Spanyol butuh satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisinya di Euro 2020. Langkah tersebut akan dijalani La Roja ketika berjumpa Swedia pada Rabu (16/10/2019) yang akan datang.

Mantan Pemain Tottenham Katakan Madrid Layaknya Opera

0

Prediksimafiabola.com - Mantan pemain Tottenham, Dimitar Berbatov, cukup kesal dengan situasi yang terjadi antara Real Madrid dengan Gareth Bale. Bahkan, Berbatov menyebut hubungan Madrid seperti episode dalam opera.

Real Madrid dan Gareth Bale nyaris berpisah pada bursa transfer musim panas 2019 lalu. Pihak Gareth Bale sudah sangat antusias, tetapi pada menit-menit akhir, Real Madrid enggan melepas Bale.

Sejak ditunjuknya kembali Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid, masa depan Gareth Bale di klub mulai suram. Zidane dengan jelas ingin Gareth Bale segera pindah. Pemain 30 tahun tidak masuk dalam rencana Zidane.

Gareth Bale bersedia pindah dan dia mendapat tawaran dari Jiangsu Suning, klub Tiongkok. Sudah ada pembicaraan. Akan tetapi, Real Madrid membatalkan semua rencana yang sudah disusun. Gareth Bale batal pindah.

Opera Sabun Transfer Gareth Bale
Gareth Bale menunjukkan performa yang cukup apik bersama Real Madrid. Akan tetapi, ketika berada dalam kondisi yang fit, dia justru tidak dimainkan oleh Zidane. Salah satunya terjadi pada laga kontra Club Brugge.

Gareth Bale, menurut jurnalis kenamaan Spanyol, Guillem Balague, marah dengan situasinya. Bale punya bingung dengan masa depannya. Bale pun berharap agar secepatnya bisa pindah dari Real Madrid.

"Gareth Bale rupanya mengatakan bahwa dia ingin meninggalkan Real Madrid," kata Berbatov.

"Ini mengingatkan saya dengan sebuah opera sabun yang telah berlangsung begitu lama, episode apa yang sedang kita jalani sekarang? Saya ingin pergi, saya ingin tinggal, kami tidak menginginkanmu, kami ingin anda, kami mencintaimu," sambung Berbatov.

Berbatov lantas menyarankan agar Gareth Bale dan Real Madrid menutup semua persoalan yang terjadi. Gareth Bale harus segera pindah dan Real Madrid harus melepasnya pada Januari 2020.

Gareth Bale Pindah ke Real Madrid atau Toetenham?
Sejauh ini, ada dua kesempatan yang bisa diambil oleh Gareth Bale jika pindah dari Real Madrid. Pertama, kembali ke klub lamanya yakni Tottenham. Kedua, kembali ke Inggris tetapi untuk membela Manchester United.

Baca juga : Messi Mulai Menyukai Gelandang Barca

"Tapi itu tidak selalu bagus bagi seorang pemain untuk kembali ke tempat lama karena Anda tidak akan sebagus yang sebelumnya, ada semacam kutukan dengan itu. Manchester United dapat mengambil manfaat dari manuvernya," kata Berbatov.

"Saya pikir itu akan menjadi langkah yang bagus jika terjadi," kata eks pemain Manchester United ini.

Gareth Bale memang sempat disebut tertarik untuk pindah ke Manchester United. Pada era Jose Mourinho menjabat manajer, United juga sempat tertarik pada Gareth Bale. Hanya saja, ketika itu harga Gareth Bale terlalu mahal untuk United.

Terpilihnya Federico Valverde Menjadi Pemain Sepak Bola Dunia Terbaik

0

Prediksimafiabola.com - Federico Valverde terpilih sebagai pemain terbaik sepak bola dunia berasal dari klub Real Madrid. Mengalahkan Granada 4-2 pada pekan 8 pada La Liga sehingga membuat pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sangat terpesona pada skillnya.

Valverde benar-benar menguasai lini tengah pada pertandingan tersebut. Dia melakukan segalanya dengan baik, tak kenal lelah. Valverde membantu pertahanan dengan gaya bermain agresif, lalu membantu membangun serangan lewat umpan presisi.

Pemain seperti Valverde inilah yang dibutuhkan Madrid saat ini. Zidane tahu Valverde merupakan salah satu pemain muda terbaik yang cocok dengan sepak bola modern.

Kebangkitan Valverde ini tentu merupakan kabar baik bagi Zidane di tengah rumor penurunan kualitas lini tengah Madrid.

Berkembang dan Memuaskan
Zidane sangat puas dengan permainan Valverde. Ini bukan pertama kalinya Valverde mendapatkan kesempatan, tapi jelas laga ini menandai puncak permainannya. Valverde berlari nyaris sepanjang laga, menutup ruang, mengejar bola, dan membangun serangan.

"Saya senang untuk dia. Dia layak mendapatkannya, dia merupakan pemain yang selalu membuktikan betapa hebatnya dia. Dia masih terus berkembang," buka Zidane.

"Dia melakukan segalanya dengan sangat baik dan dia selalu bergerak ke depan, dia ingin mendapatkan bola dan akhirnya terlibat pada salah satu gol kami."

Baca Juga : Prediksi Newcastle vs Manchester United 06 Oktober 2019

Berlari Sampai Habis Napas
Bermain seperti Valverde bukan hal mudah. Dia harus memiliki stamina tinggi dan mentalitas kuat untuk terus berjuang. Valverde sendiri mengaku senang bisa dipercaya Zidane pada laga sepenting itu.

"Bisa berkontribusi untuk tim merupakan nilai plus dan saya selalu mencoba memberikan yang terbaik," tutur Valverde.

"Saya akan selalu berlari sampai kaki saya tidak mampu lagi. Hari ini kami bermain baik, pelatih membuat saya percaya diri dan saya merasa tenang serta bahagia," tandasnya.

Valverde tampak seperti paket komplet untuk Real Madrid. Sejak awal sampai akhir, dia bisa membawa bola dengan baik. Dia bertahan dan menyerang tak kenal lelah.

Thibaut Courtois Sedikit Kesulitan di Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Thibaut Courtois masih gagal untuk memulai musim kedua di Real Madrid dengan cara yang terbaik. Dia kesusahan dan kesulitan, namun tetap yakin bisa segera bangkit dan menjawab kritik.

Performa Courtois jauh di bawah standar kiper tim sebesar Los Blancos. Dia terus kebobolan sejak Februari 2019 dan baru saja menorehkan clean sheet pertamanya beberapa hari lalu.

Teranyar Courtois dianggap jadi salah satu penyebab kegagalan Madrid mengalahkan Club Brugge (2-2) di Liga Champions tengah pekan ini. Dia kebobolan dua gol konyol yang seharusnya bisa dicegah.

Situasi Courtois semakin sulit karena fans Madrid yang mulai tidak percaya padanya.

Nasib Courtois
Laga melawan Club Brugge kemarin bisa jadi salah satu pengalaman terburuk Courtois. Dia kebobolan dua gol, dicela fans, dan ditarik keluar di jeda paruh waktu.

Keputusan Zinedine Zidane menarik keluar kiper nomor satu Madrid jelas mengundang tanya. Perlakuan seperti ini bisa berdampa buruk pada kepercayaan kiper Belgia tersebut.

Untungnya, usai pertandingan tersebut pihak klub mengonfirmasi alasan utama di balik keputusan menarik keluar Courtois. Dia menderita penyakit gastroenteritis, yang membuatnya bisa kehilangan berat badan sampai tiga kilogram hanya dalam hitungan jam.

Baca Juga : Messi Buka Suara Beratnya Pramusim Kali Ini

Siap Tertekan
Situasi itu sulit, tapi Courtois tak gentar. Dia tahu Madrid selalu menetapkan standar tinggi. Baginya, tidak ada yang salah dengan kondisi sulitnya, justru sudah menduga sejak awal. Courtois punya satu kalimat ampuh yang terus membantunya berjuang.

"Jika Anda ingin menjadi kiper Real Madrid, Anda harus siap menerima tekanan ini," tegas Courtois.

Kiper 27 tahun ini tahu bahwa dia belum mencapai potensi terbaiknya. Namun, dia tidak mau menyiksa dirinya sendiri dengan gagasan bahwa dia terlalu mudah kebobolan.

Sekarang Courtois hanya perlu memulihkan diri secepat mungkin dan kembali fokus berlatih. Bagaimanapun, dia adalah kiper masa depan Los Blancos.

Kepercayaan Diri Real Madrid Sudah Kembali

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid telah menemukan kepercayaan diri mereka kembali. Los Blancos dapat melayani pertahanan sehingga tegas dan berkomitmen untuk terus mendominasi bola.

Perkembangan ini sudah terlihat dalam beberapa laga terakhir dan kembali terbukti saat Madrid bermain imbang 0-0 dengan Atletico Madrid pada pekan ke-7 La Liga 2019/20, Minggu (29/9/2019) dini hari WIB. Bertandang ke Estadio Wanda Metropolitano, pasukan Zinedine Zidane ini tampil lebih baik. Atletico tidak bisa menciptakan banyak peluang karena pertahanan kukuh Madrid yang dipimpin Sergio Ramos. Sayangnya, Madrid kehilangan sentuhan terbaik mereka di lini serang. Eden Hazard belum benar-benar membantu tim.

Mencari Pembeda
Setelah kekalahan di Paris, madrid bangkit. Mereka mengalahkan Sevilla dan Osasuna lewat penampilan nyaris sempurna. Namun, laju positif itu terhenti di kandang Atletico dini hari tadi. Hasil imbang tidak buruk, tapi Madrid jelas punya satu kekurangan. Hasil akhir ini bisa saja berbeda jika Jan Oblak tidak membuat penyelamatan gemilang untuk sundulan Karim Benzema. Sayangnya, Madrid kekurangan pemain yang bisa jadi penentu pertandingan. Mereka membutuhkan Eden Hazard, yang memang didatangkan dengan tujuan itu, tapi belum benar-benar membuktikan diri.

Hazard Hening
Saat mengalahkan Sevilla, nama Hazard dipuji-puji karena membantu Madrid bertahan sepanjang laga. Namun, dia tidak melakukan itu di kandang Atleti, juga tidak menciptakan peluang berbahaya. Ada banyak hal yang diharapkan dari Hazard. Dia masih jauh dari performa terbaiknya serta belum menyamai kontribusi Karim Benzema dan Gareth Bale. Talenta Hazard dibutuhkan. Dia datang ke La Liga untuk menikmati laga-laga penting Madrid, tapi Hazard masih gagal memberikan permainan terbaiknya di Wanda Metropolitano.

Baca Juga : Real Madrid Lebih Memilih Salah Dari Pada Mbappe

Butuh Waktu
Perkembangan Madrid bakal dipengaruhi oleh performa Hazard. Zidane tahu itu,tapi dia tak mau memaksa penyerang Belgia tersebut.

"Anda harus mendukung dia [Hazard]. Kami tidak menciptakan banyak peluang tetapi kami harus terus melaju pada jalur ini. Kami harus fokus bekerja keras sebagai tim di lapangan," tegas Zidane.

Banyak Yang Menunggu Luka Jovic Mencetak Gol

0

Prediksimafiabola.com - Satu per satu para pemain Real Madrid mulai menunjukkan performa terbaiknya. Maju mulai rajin mencetak gol. Kemudian, KapanLuka Jović mampu mencetak gol untuk Los Blancos?

Real Madrid sejauh ini memainkan enam laga di La Liga san satu laga di Liga Champions. Dari tujuh laga tersebut, Karim Benzema menjadi top skor sementara Madrid dengan lima gol.

Benzema berada dalam performa yang bagus pada awal musim 2019/2020 ini. Dia rajin mencetak gol dan memberikan banyak kontribusi bagi permainan Madrid. Benzema jadi sosok yang amat vital di lini serang Madrid.

Nah, selain Benzema, Madrid juga punya sejumlah pemain depan lain. Ada duo Brasil, Vinicius Junior dan Rodrygo Goes. Lalu, ada pula Mariano Diaz

Gol Luka Jovic Digagalkan Oleh VAR
Laga melawan Real Madrid vs Osasuna pada Kamis (26/9/2019) lalu menjadi panggung ideal bagi Luka Jovic dan para pemain pelapis Madrid. Zidane memainkan beberapa pemain cadangan seperti Vinicius, Fede Valverde hingga Rodrygo.

Vinicius bermain bagus dengan menyumbangkan satu gol untuk Real Madrid. Begitu juga dengan Rodrygo. Tampil sebagai pengganti, pemain berusia 18 tahun tersebut mampu mencetak gol indah, hanya berselang 93 detik ketika masuk lapangan.

Lalu, apa yang dilakukan Luka Jovic pada laga tersebut?

Pemain asal Serbia sebenarnya tampil bagus. Dia mampu memberi ancaman ke gawang Osusuna beberapa kali. Kerja samanya dengan para pemain depan juga bagus. Bahkan, Luka Jovic sempat merayakan sebuah gol.

Pada menit ke-58, Luka Jovic sukses mencetak gol ke gawang Osasuna. Hanya saja, gol tersebut kemudian tidak disahkan oleh wasit. Luka Jovic sudah berada dalam posisi offside, berdasar pada tayangan VAR, ketika menerima umpan Lucas Vazquez.

Luka Jovic sudah terlanjur merayakan golnya. Gemuruh fans juga menyambut gol pemain berusia 21 tahun. Namun, dia harus menunda mencatatkan gol debutnya bersama Real Madrid.

Baca Juga : Sadio Mane Termaksuk Pemain Terbaik Dunia Kenapa?

Harapan Besar Pada Luka Jovic
Real Madrid membeli Luka Jovic dengan harga yang mahal pada bursa transfer musim panas 2019 yang lalu. Los Blancos harus membayar hingga 65 juta euro kepada Eintracht Frankfurt untuk membeli Luka Jovic.

Pada musim 2018/2019 lalu, Luka Jovic bermain bagus untuk Frankfurt. Di pentas Lige Europa misalnya, Jovic mampu mencetak 10 gol dan menjadi top skor. Dia membawa Frankfurt melaju hingga babak semifinal.

Hanya saja, Luka Jovic sempat mengalami cedera pada awal musim 2019/2020 ini. Hal tersebut diyakini banyak berpengaruh pada performanya bersama Real Madrid. Situasi yang sama juga kini sedang dialami oleh Eden Hazard.

Zidane Di Klem Lebih Baik Dan Jangan Tertukar

0

Prediksimafiabola.com - Mantan Real Madrid, dukungan Guti Zinedine Zidane untuk tetap memimpin proyek pembangunan skuad Los Blancos yang kredibel. Dia yakin tidak ada pelatih lain yang lebih layak daripada Zidane.

Sejak kembali ke Santiago Bernabeu, posisi Zidane tidak benar-benar aman. Dia sempat tertekan karena dianggap gagal meniru kesuksesan Madrid di bawahnya beberapa tahun lalu.

Untungnya, performa Madrid mulai membaik dalam beberapa pertandingan terakhir. Permainan mereka mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang memuaskan Zidane.

Sebab itu, Guti tahu Zidane memang tepat untuk Madrid.

Berkembang Perlahan
Bagaimanapun, Zidane adalah salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Los Blancos. Dia bisa mempersembahkan tiga trofi Liga Champions secara beruntung, torehan istimewa.

Sayangnya, awal musim ini berjalan sulit bagi Zidane. Guti memahami situasi tersebut, tapi bukan berarti Zidane harus segera dipecat.

"Tidak akan ada orang lain yang bisa meniru apa yang sudah dilakukan Zidane sebagai pelatih Real Madrid," tegas Guti.

"Selalu sulit ketika kembali ke dalam tim. Sedikit demi sedikit, mereka berkembang."

"Real Madrid tidak pernah bisa dibenamkan. Sikap para pemain harus diperbaiki dan Zidane sudah memahami itu," sambungnya.

Baca Juga : Jose Mourinho Di Klem Sebagai Pelatih Taktik Kuno

Menangani Madrid?
Lebih lanjut, Guti sendiri juga pernah bekerja sebagai pelatih tim muda Madrid. Dia pernah menjadi asisten pelatih Besiktas dan sekarang sedang mencari klub baru di Spanyol.

Uniknya, Guti mengaku tidak pernah bermimpi menjadi pelatih Real Madrid. "Tidak. Saya bermimpi menjadi pelatih, itu sudah. Real Madrid adalah hal berbeda," sambung Guti.

"Ketika saya bicara tentang Real Madrid, saya bicara sebagai penggemar. Saya memang ingin menjadi pelatih, hanya itu," tutupnya.

Rodrygo Sedang Menikmati Kesenangannya

0

Prediksimafiabola.com - Goes Rodrygo suasana hati senang. Bagaimana tidak, pemain 18 tahun baru saja melakukan debut di Real Madrid. Baginya, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Rodrygo awalnya hanya duduk di bangku cadangan pada laga Real Madrid vs Osasuna, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Rodrygo baru ambil bagian pada duel pekan ke-6 La Liga 2019/2020 itu pada menit ke-71.

Zinedine Zidane memainkan Rodrygo untuk menggantikan peran Vinicius Junior. Ini adalah laga resmi pertama yang dimainkan oleh Rodrygo bersama tim utama Real Madrid. Dia sebelumnya dimainkan pada laga pramusim.

Tidak butuh waktu lama bagi Rodrygo untuk membuat publik di Bernabeu bersorak menyambut aksinya. Sebab, 93 menit setelah masuk lapangan, Rodrygo mencetak gol ke gawang Osasuna.

Mimpi Besar Rodrygo
Sebelum masuk ke lapangan, Rodrygo nampak mendapatkan pesan khusus dari Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis tersebut membisikkan beberapa instruksi padanya. Rodrygo mengakui bahwa pesan itu bisa membuatnya merasa tenang di atas lapangan.

“Saya sengat bahagia. Zidane memberikan ketenangan dan kepercayaan dan saya kira karena itu semua bisa berjalan dengan baik," ucap Rodrygo.

Rodrygo menjalani debutnya dengan gemilang. Pada usia yang masih 18 tahun, dia langsung mencetak gol di hadapan suporter yang berada di Bernabeu. Rodrygo kesulitan menemukan kata yang tepat untuk mendeskripsikan momen ini.

"Tidak ada kata-kata yang dapat saya sampaikan, ini adalah momen yang selalu saya impikan sejak mulai bergabung dengan Real Madrid. Masuk lapangan Bernabeu dengan fans yang menyerukan nama saya. Saya sangat bahagia," sambung Rodrygo.

Ada Peran Raul Gonzales
Rodrygo mengatakan bahwa sukses yang diraih pada laga debutnya tidak terjadi secara instan. Dia mendapat banyak wejangan dari Zidane setiap kali latihan. Bukan hanya itu, dia juga mendapat banyak pelajaran dari Raul Gonzalez.

Baca Juga : Keputusan Messi Saat Alami Cedera

"Saya berada di Real Madrid dan saya merasa sama saja di Castilla dengan Raul atau di tim inti. Real Madrid akan selalu memiliki pemain hebat, karena itu hal yang normal dengan kebesaran klub ini," kata Rodrygo.

Rodrygo selama ini memang diplot untuk lebih dulu berada di tim Real Madrid Castilla, yang dilatih oleh Raul. Sebab, Rodrygo dinilai masih butuh proses adaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol. Dia baru pertama kali berkarir di luar Brasil.

Kasus yang sama juga dialami oleh Vinicius pada musim 2018/2019 yang lalu. Pada awal musim, Vinicius berada di tim Castilla. Namun, pada akhir musim, dia berganti status menjadi pemain utama Real Madrid.

Sergio Ramos Lebih Utamakan kemenangan Tim Dari Pada Individu

0

Prediksimafiabola.com - Kapten Real Madrid, Sergio Ramos tidak terlalu peduli dengan penghargaan individu FIFA Terbaik 2019. Baginya, hal yang utama adalah untuk memenangkan gelar dengan tim.

Kualitas Ramos sebagai bek tengah tidak bisa diragukan. Dia lagi-lagi masuk dalam daftar FIFA/FIFPro World XI 2019, dipasangkan dengan Virgil van Dijk. Genap 10 kali Ramos masuk dalam daftar susunan pemain terbaik tersebut. Biar begitu, bagi Ramos penghargaan itu tidak terlalu penting. Dia menegaskan kembali bahwa sepak bola adalah permainan tim dan penghargaan individual hanyalah bonus yang datang dari permainan satu pemain di dalam tim.

Lebih Baik Madrid Juara
Penghargaan itu berarti, Ramos dinobatkan sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia. Meski tidak bermaksud meremehkan, Ramos tetap percaya yang lebih penting adalah tim. Dia lebih senang melihat Madrid juara daripada melihat namanya dalam starting XI terbaik di dunia.

"Saya lebih senang tidak datang ke sini jika itu berarti Real Madrid bisa meraih banyak gelar juara," buka Ramos.

"Jika saya ingin meraih gelar individual maka saya akan mendedikasikan diri saya kepada tenis."

Ramos pun bicara tentang nama Marcelo yang masuk dalam starting XI Tersebut. Bek Brasil itu dianggap tidak pantas karena bermain buruk musim lalu.

"Dia [Marcelo] salah satu yang terbaik di dunia. Setiap orang berhak berkomentar. Sulit memuaskan semua orang," sambungnya.

Baca Juga : Kapten Liverpool Klem Tidak Takut Dengan Man City Karena

Bukti Kualitas Madrid
Lebih lanjut, bicara tentang FIFA/FIFPro World XI 2019 ini, Madrid ternyata masih mendominasi. Jika mengabaikan pemain-pemain yang baru bergabung musim ini, Los Blancos menyumbangkan tiga nama: Ramos, Marcelo, dan Luka Modric. Lalu, jika menghitung pemain yang baru bergabung, Madrid makin dominan dengan tambahan Eden Hazard. Ramos sendiri puas dengan nama-nama pemain Madrid dalam daftar tersebut.

"Ketika tim menang, kami selalu menang," lanjut Ramos.

"Musim lalu tidak berjalan baik, tetapi ini pertanda bagus bahwa Real Madrid punya sejumlah pemain dalam starting XI," tutupnya.

Real Madrid Semakin Terpuruk

0

Prediksimafiabola.com - Nyata situasi Madrid yang terpuruk membuat banyak orang mulai berkomentar. Tapi tidak dengan mantan pelatih Real Madrid: Vicente Del Bosque enggan berkomentar.

Real Madrid tidak sedang dalam kondisi yang bagus. Los Blancos sedang limbung pada awal musim 2019/2020 ini. Dari lima laga awal musim, Madrid dua kali imbang, sekali kalah dan dua kali menang.

Hasil tersebut sejatinya tidak cukup buruk. Tetapi, untuk tim seperti Real Madrid, dengan anggaran belanja lebih dari 300 juta euro, hasil tersebut dinilai buruk.

Kondisi makin pelik bagi United usai kalah dari PSG. Ini merupakan kekalahan perdana Madrid pada musim 2019/2020. Bukan hanya skor yang telak, 3-0, Madrid juga kalah segalanya dari PSG.

Vicente Del Bosque Hormati Situasi Real Madrid
Pasca kekalahan atas PSG, banyak kabar tidak bagus menerpa Real Madrid. Posisi Zinedine Zidane sebagai pelatih pun mulai digoyang. Para pendukung tidak puas dengan kinerja pelatih asal Prancis tersebut.

Di tengah situasi yang keruh ini, Vicente Del Bosque tidak ingin kondisi Madrid makin rumit. Karena itu, sebagai mantan pelatih Real Madrid, dia memilih untuk tidak berkomentar ihwal kondisi yang kini terjadi.

"Saya tidak seharusnya mengomentari situasi ini karena kita harus punya rasa hormat, saya lebih suka untuk tidak mengatakan apa-apa karena itu hanya dapat menyebabkan gangguan atau fokus media," kata Del Bosque.

Vicente Del Bosque, yang kini berusia 68 tahun, adalah legenda hidup bagi Madrid. Dia pernah berkarir di Bernabeu sebagai pemain, pelatih kepala hingga dua kali ditunjuk sebagai pelatih karteker [pelatih sementara].

Baca Juga : Mason Berhasil Ambil Hati Old Trafford

Posisi Pelatih Timnas Spanyol
Vicente Del Bosque justru lebih tertarik untuk berbicara soal pelatih timnas Spanyol, Roberto Moreno. Del Bosque merasa cukup senang dengan kinerja Moreno dan berharap dia akan diberi waktu yang cukup untuk mematangkan ide sepak bolanya.

"Ada persiapan dan latihan yang baik. Segala sesuatu tidak terjadi secara kebetulan dan federasi telah melakukan pekerjaan dengan baik."

"Tidak perlu menjadi pemain hebat untuk menjadi pelatih, keduanya tidak memiliki hubungan langsung," kata Del Bosque.

Roberto Moreno awalnya menjabat sebagai asisten. Dia naik pangkat setelah Luis Enrique mundur dari posisi pelatih kepala karena alasan keluarga. Berbede dengan Enrique, Roberto Moreno tidak punya karir yang cemerkang sebagai pemain maupun pelatih di masa lalunya.

Agen Sabung Ayam telah menyediakan Link http://162.241.233.33/ yang akan membantu member untuk melakukan Daftar S128 secara cepat dan Gratis.

Link Daftar Joker123 yakni http://108.179.216.137/ yang disediakan oleh Agen Joker123 Gaming Terpercaya di Indonesia.

Agen Sbobet88 Terpercaya telah menyediakan Link Daftar Sbobet88 yakni http://108.179.216.133/ yang bisa anda isi di formulir yang telah tersedia di halaman utama situs ini.

Sebagai Agen SCR888 Indonesia, tentunya Joker338 telah menyediakan Link Daftar SCR888 yakni http://108.179.216.118/ yang berisi panduan daftar dan bermain slot online SCR888 dan 918Kiss.

Link Daftar Bola Asia Tangkas kini dapat anda temukan di http://50.116.102.128/ yang disediakan oleh Agen Tangkasnet Terpercaya di Indonesia.

Salah satu Agen Casino Terpercaya yang menyediakan permainan dadu online adalah Joker338 yang bisa anda daftarkan diri anda melalui link http://162.241.193.224/ yang berisi formulir pendaftaran secara gratis.

Pokerplay338.net adalah agen poker online yang menggunakan server idn poker dengan link daftar idn poker di http://50.116.102.116/ dan menjadi situs poker terpercaya paling fair dengan berapapun kemenangan akan dibayar.