Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “real madrid live”

Terpilihnya Federico Valverde Menjadi Pemain Sepak Bola Dunia Terbaik

0

Prediksimafiabola.com - Federico Valverde terpilih sebagai pemain terbaik sepak bola dunia berasal dari klub Real Madrid. Mengalahkan Granada 4-2 pada pekan 8 pada La Liga sehingga membuat pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sangat terpesona pada skillnya.

Valverde benar-benar menguasai lini tengah pada pertandingan tersebut. Dia melakukan segalanya dengan baik, tak kenal lelah. Valverde membantu pertahanan dengan gaya bermain agresif, lalu membantu membangun serangan lewat umpan presisi.

Pemain seperti Valverde inilah yang dibutuhkan Madrid saat ini. Zidane tahu Valverde merupakan salah satu pemain muda terbaik yang cocok dengan sepak bola modern.

Kebangkitan Valverde ini tentu merupakan kabar baik bagi Zidane di tengah rumor penurunan kualitas lini tengah Madrid.

Berkembang dan Memuaskan
Zidane sangat puas dengan permainan Valverde. Ini bukan pertama kalinya Valverde mendapatkan kesempatan, tapi jelas laga ini menandai puncak permainannya. Valverde berlari nyaris sepanjang laga, menutup ruang, mengejar bola, dan membangun serangan.

"Saya senang untuk dia. Dia layak mendapatkannya, dia merupakan pemain yang selalu membuktikan betapa hebatnya dia. Dia masih terus berkembang," buka Zidane.

"Dia melakukan segalanya dengan sangat baik dan dia selalu bergerak ke depan, dia ingin mendapatkan bola dan akhirnya terlibat pada salah satu gol kami."

Baca Juga : Prediksi Newcastle vs Manchester United 06 Oktober 2019

Berlari Sampai Habis Napas
Bermain seperti Valverde bukan hal mudah. Dia harus memiliki stamina tinggi dan mentalitas kuat untuk terus berjuang. Valverde sendiri mengaku senang bisa dipercaya Zidane pada laga sepenting itu.

"Bisa berkontribusi untuk tim merupakan nilai plus dan saya selalu mencoba memberikan yang terbaik," tutur Valverde.

"Saya akan selalu berlari sampai kaki saya tidak mampu lagi. Hari ini kami bermain baik, pelatih membuat saya percaya diri dan saya merasa tenang serta bahagia," tandasnya.

Valverde tampak seperti paket komplet untuk Real Madrid. Sejak awal sampai akhir, dia bisa membawa bola dengan baik. Dia bertahan dan menyerang tak kenal lelah.

Thibaut Courtois Sedikit Kesulitan di Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Thibaut Courtois masih gagal untuk memulai musim kedua di Real Madrid dengan cara yang terbaik. Dia kesusahan dan kesulitan, namun tetap yakin bisa segera bangkit dan menjawab kritik.

Performa Courtois jauh di bawah standar kiper tim sebesar Los Blancos. Dia terus kebobolan sejak Februari 2019 dan baru saja menorehkan clean sheet pertamanya beberapa hari lalu.

Teranyar Courtois dianggap jadi salah satu penyebab kegagalan Madrid mengalahkan Club Brugge (2-2) di Liga Champions tengah pekan ini. Dia kebobolan dua gol konyol yang seharusnya bisa dicegah.

Situasi Courtois semakin sulit karena fans Madrid yang mulai tidak percaya padanya.

Nasib Courtois
Laga melawan Club Brugge kemarin bisa jadi salah satu pengalaman terburuk Courtois. Dia kebobolan dua gol, dicela fans, dan ditarik keluar di jeda paruh waktu.

Keputusan Zinedine Zidane menarik keluar kiper nomor satu Madrid jelas mengundang tanya. Perlakuan seperti ini bisa berdampa buruk pada kepercayaan kiper Belgia tersebut.

Untungnya, usai pertandingan tersebut pihak klub mengonfirmasi alasan utama di balik keputusan menarik keluar Courtois. Dia menderita penyakit gastroenteritis, yang membuatnya bisa kehilangan berat badan sampai tiga kilogram hanya dalam hitungan jam.

Baca Juga : Messi Buka Suara Beratnya Pramusim Kali Ini

Siap Tertekan
Situasi itu sulit, tapi Courtois tak gentar. Dia tahu Madrid selalu menetapkan standar tinggi. Baginya, tidak ada yang salah dengan kondisi sulitnya, justru sudah menduga sejak awal. Courtois punya satu kalimat ampuh yang terus membantunya berjuang.

"Jika Anda ingin menjadi kiper Real Madrid, Anda harus siap menerima tekanan ini," tegas Courtois.

Kiper 27 tahun ini tahu bahwa dia belum mencapai potensi terbaiknya. Namun, dia tidak mau menyiksa dirinya sendiri dengan gagasan bahwa dia terlalu mudah kebobolan.

Sekarang Courtois hanya perlu memulihkan diri secepat mungkin dan kembali fokus berlatih. Bagaimanapun, dia adalah kiper masa depan Los Blancos.

Banyak Yang Menunggu Luka Jovic Mencetak Gol

0

Prediksimafiabola.com - Satu per satu para pemain Real Madrid mulai menunjukkan performa terbaiknya. Maju mulai rajin mencetak gol. Kemudian, KapanLuka Jović mampu mencetak gol untuk Los Blancos?

Real Madrid sejauh ini memainkan enam laga di La Liga san satu laga di Liga Champions. Dari tujuh laga tersebut, Karim Benzema menjadi top skor sementara Madrid dengan lima gol.

Benzema berada dalam performa yang bagus pada awal musim 2019/2020 ini. Dia rajin mencetak gol dan memberikan banyak kontribusi bagi permainan Madrid. Benzema jadi sosok yang amat vital di lini serang Madrid.

Nah, selain Benzema, Madrid juga punya sejumlah pemain depan lain. Ada duo Brasil, Vinicius Junior dan Rodrygo Goes. Lalu, ada pula Mariano Diaz

Gol Luka Jovic Digagalkan Oleh VAR
Laga melawan Real Madrid vs Osasuna pada Kamis (26/9/2019) lalu menjadi panggung ideal bagi Luka Jovic dan para pemain pelapis Madrid. Zidane memainkan beberapa pemain cadangan seperti Vinicius, Fede Valverde hingga Rodrygo.

Vinicius bermain bagus dengan menyumbangkan satu gol untuk Real Madrid. Begitu juga dengan Rodrygo. Tampil sebagai pengganti, pemain berusia 18 tahun tersebut mampu mencetak gol indah, hanya berselang 93 detik ketika masuk lapangan.

Lalu, apa yang dilakukan Luka Jovic pada laga tersebut?

Pemain asal Serbia sebenarnya tampil bagus. Dia mampu memberi ancaman ke gawang Osusuna beberapa kali. Kerja samanya dengan para pemain depan juga bagus. Bahkan, Luka Jovic sempat merayakan sebuah gol.

Pada menit ke-58, Luka Jovic sukses mencetak gol ke gawang Osasuna. Hanya saja, gol tersebut kemudian tidak disahkan oleh wasit. Luka Jovic sudah berada dalam posisi offside, berdasar pada tayangan VAR, ketika menerima umpan Lucas Vazquez.

Luka Jovic sudah terlanjur merayakan golnya. Gemuruh fans juga menyambut gol pemain berusia 21 tahun. Namun, dia harus menunda mencatatkan gol debutnya bersama Real Madrid.

Baca Juga : Sadio Mane Termaksuk Pemain Terbaik Dunia Kenapa?

Harapan Besar Pada Luka Jovic
Real Madrid membeli Luka Jovic dengan harga yang mahal pada bursa transfer musim panas 2019 yang lalu. Los Blancos harus membayar hingga 65 juta euro kepada Eintracht Frankfurt untuk membeli Luka Jovic.

Pada musim 2018/2019 lalu, Luka Jovic bermain bagus untuk Frankfurt. Di pentas Lige Europa misalnya, Jovic mampu mencetak 10 gol dan menjadi top skor. Dia membawa Frankfurt melaju hingga babak semifinal.

Hanya saja, Luka Jovic sempat mengalami cedera pada awal musim 2019/2020 ini. Hal tersebut diyakini banyak berpengaruh pada performanya bersama Real Madrid. Situasi yang sama juga kini sedang dialami oleh Eden Hazard.

Zidane Di Klem Lebih Baik Dan Jangan Tertukar

0

Prediksimafiabola.com - Mantan Real Madrid, dukungan Guti Zinedine Zidane untuk tetap memimpin proyek pembangunan skuad Los Blancos yang kredibel. Dia yakin tidak ada pelatih lain yang lebih layak daripada Zidane.

Sejak kembali ke Santiago Bernabeu, posisi Zidane tidak benar-benar aman. Dia sempat tertekan karena dianggap gagal meniru kesuksesan Madrid di bawahnya beberapa tahun lalu.

Untungnya, performa Madrid mulai membaik dalam beberapa pertandingan terakhir. Permainan mereka mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang memuaskan Zidane.

Sebab itu, Guti tahu Zidane memang tepat untuk Madrid.

Berkembang Perlahan
Bagaimanapun, Zidane adalah salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Los Blancos. Dia bisa mempersembahkan tiga trofi Liga Champions secara beruntung, torehan istimewa.

Sayangnya, awal musim ini berjalan sulit bagi Zidane. Guti memahami situasi tersebut, tapi bukan berarti Zidane harus segera dipecat.

"Tidak akan ada orang lain yang bisa meniru apa yang sudah dilakukan Zidane sebagai pelatih Real Madrid," tegas Guti.

"Selalu sulit ketika kembali ke dalam tim. Sedikit demi sedikit, mereka berkembang."

"Real Madrid tidak pernah bisa dibenamkan. Sikap para pemain harus diperbaiki dan Zidane sudah memahami itu," sambungnya.

Baca Juga : Jose Mourinho Di Klem Sebagai Pelatih Taktik Kuno

Menangani Madrid?
Lebih lanjut, Guti sendiri juga pernah bekerja sebagai pelatih tim muda Madrid. Dia pernah menjadi asisten pelatih Besiktas dan sekarang sedang mencari klub baru di Spanyol.

Uniknya, Guti mengaku tidak pernah bermimpi menjadi pelatih Real Madrid. "Tidak. Saya bermimpi menjadi pelatih, itu sudah. Real Madrid adalah hal berbeda," sambung Guti.

"Ketika saya bicara tentang Real Madrid, saya bicara sebagai penggemar. Saya memang ingin menjadi pelatih, hanya itu," tutupnya.

2 Pemain Mudah Yang Berbakat Milik Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Vinicius Junior dan Rodrygo Goes untuk membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk tampil impresif. Kedua pemain muda untuk membantu Real Madrid mengalahkan Osasuna 2-0 pada Kamis (2019/09/26) dini hari WIB tadi.

Bermain di Santiago Bernabeu pada pekan ke-6 La Liga, Zinedine Zidane melakukan rotasi besar-besaran pada skuadnya. Vinicius dan Rodrygo adalah dua pemain yang tampil impresif.

Vinicius, 19 tahun, mencetak gol pertama Madrid di menit ke-36. Rodrygo, 18 tahun, menutup kemenangan Madrid dengan golnya di menit ke-72. Dua pemain muda ini menjawab tantangan Zidane. Madrid jelas beruntung memiliki dua pemain muda seperti mereka.

Dua Bocah Brasil
Kebijakan transfer Los Blancos patut diapresiasi, dua pemain muda itu adalah investasi untuk masa depan. Vinicius sudah tampil luar biasa sejak musim lalu dan Rodrygo menyusulnya musim ini.

Berdasarkan usia, mereka berdua seharusnya terlebih dahulu membela Real Madrid Castilla. Namun, jika melihat kemampuan keduanya, tidak ada alasan bagi Zidane untuk meremehkan Vinicius dan Rodrygo.

"Saya sangat puas dengan mereka [Vinicius dan Rodrygo]. Terkadang, Anda lupa bahwa mereka baru 18 tahun. Anda baru melihat langsung betapa gembiranya mereka bisa mencetak gol di Bernabeu," kata Zidane.

"Saya sangat pupas dengan cara mereka mengontrol bola dan laju Rodrygo saat mencetak gol benar-benar luar biasa."

Baca Juga : Hudson-Odoi Masih Bermain Tidak Memuaskan

Tangis Vinicius
Vinicius tampak sangat emosional usai mencetak gol pertamanya musim ini. Gol itu sangat berarti baginya, yang terlihat pada tangis Vinicius usai mencetak gol. Tampaknya ada beban berat yang terlepas dari pundak Vinicius terkait pembuktian di depan Zidane.

"Saya melihat itu [tangis Vinicius] setelahnya di televisi. Saya sangat senang untuk dia. Mencetak gol di Bernabeu sangatlah penting untuknya," sambung Zidane.

"Dia tampak sangat puas. Saya selalu berusaha membantunya percaya diri. Saya senang untuknya sebab dia memang membutuhkan gol."

"Sekarang kami akan beristirahat dengan layak dan menyadari bahwa apa yang kami dapatkan malam ini hanya karena performa apik semua pemain," tandasnya.

Rodrygo Sedang Menikmati Kesenangannya

0

Prediksimafiabola.com - Goes Rodrygo suasana hati senang. Bagaimana tidak, pemain 18 tahun baru saja melakukan debut di Real Madrid. Baginya, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Rodrygo awalnya hanya duduk di bangku cadangan pada laga Real Madrid vs Osasuna, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Rodrygo baru ambil bagian pada duel pekan ke-6 La Liga 2019/2020 itu pada menit ke-71.

Zinedine Zidane memainkan Rodrygo untuk menggantikan peran Vinicius Junior. Ini adalah laga resmi pertama yang dimainkan oleh Rodrygo bersama tim utama Real Madrid. Dia sebelumnya dimainkan pada laga pramusim.

Tidak butuh waktu lama bagi Rodrygo untuk membuat publik di Bernabeu bersorak menyambut aksinya. Sebab, 93 menit setelah masuk lapangan, Rodrygo mencetak gol ke gawang Osasuna.

Mimpi Besar Rodrygo
Sebelum masuk ke lapangan, Rodrygo nampak mendapatkan pesan khusus dari Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis tersebut membisikkan beberapa instruksi padanya. Rodrygo mengakui bahwa pesan itu bisa membuatnya merasa tenang di atas lapangan.

“Saya sengat bahagia. Zidane memberikan ketenangan dan kepercayaan dan saya kira karena itu semua bisa berjalan dengan baik," ucap Rodrygo.

Rodrygo menjalani debutnya dengan gemilang. Pada usia yang masih 18 tahun, dia langsung mencetak gol di hadapan suporter yang berada di Bernabeu. Rodrygo kesulitan menemukan kata yang tepat untuk mendeskripsikan momen ini.

"Tidak ada kata-kata yang dapat saya sampaikan, ini adalah momen yang selalu saya impikan sejak mulai bergabung dengan Real Madrid. Masuk lapangan Bernabeu dengan fans yang menyerukan nama saya. Saya sangat bahagia," sambung Rodrygo.

Ada Peran Raul Gonzales
Rodrygo mengatakan bahwa sukses yang diraih pada laga debutnya tidak terjadi secara instan. Dia mendapat banyak wejangan dari Zidane setiap kali latihan. Bukan hanya itu, dia juga mendapat banyak pelajaran dari Raul Gonzalez.

Baca Juga : Keputusan Messi Saat Alami Cedera

"Saya berada di Real Madrid dan saya merasa sama saja di Castilla dengan Raul atau di tim inti. Real Madrid akan selalu memiliki pemain hebat, karena itu hal yang normal dengan kebesaran klub ini," kata Rodrygo.

Rodrygo selama ini memang diplot untuk lebih dulu berada di tim Real Madrid Castilla, yang dilatih oleh Raul. Sebab, Rodrygo dinilai masih butuh proses adaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol. Dia baru pertama kali berkarir di luar Brasil.

Kasus yang sama juga dialami oleh Vinicius pada musim 2018/2019 yang lalu. Pada awal musim, Vinicius berada di tim Castilla. Namun, pada akhir musim, dia berganti status menjadi pemain utama Real Madrid.

PSG Berikan Penampilan Epic Saat Lawan Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - PSG menyajikan penampilan epic saat lawan Real Madrid di laga perdana Grup A Liga Champions, Kamis (19/09/2019). Mereka juga berhasil memenangkan telak atas klub yang dibuat oleh Zinedine Zidane dengan skor 3-0.

Gol pertama datang dari pemain yang pernah membela Real Madrid, Angel Di Maria, di menit ke-14. Ia sukses menaklukkan kiper Los Blancos, Thibaut Courtois, dengan tembakannya yang mengarah ke tiang dekat dari sudut yang cukup sempit.

Keunggulan PSG bertambah setelah Di Maria kembali menjebol gawang Real Madrid di menit ke-33 dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Pertandingan ditutup oleh gol Thomas Meunier yang lahir di masa injury time.

Tidak hanya gol-gol yang atraktif, laga antara PSG melawan Real Madrid ini juga menghasilkan beberapa catatan penting yang menarik untuk disimak. Informasi lengkap yang disadur dari BBC Sport tersedia di bawah ini. Scroll ke bawah untuk membacanya.

Statistik

1. Real Madrid menelan kekalahan beruntun di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak bulan April 2013 lalu, saat mereka masih diasuh Jose Mourinho.

2. Real Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG, pertama kalinya terjadi di Liga Champions sejak Opta memulai pengumpulan data dalam kompetisi tersebut pada musim 2003-2004 (atau dalam 167 pertandingan).

3. Hasil ini menyamai rekor kekalahan terbesar Real Madrid pada pekan perdana fase grup Liga Champions (juga 0-3 kala menghadapi Bayer Leverkusen di 2004 dan 0-3 melawan Lyon di 2005).

Baca Juga : Prediksi Espanyol vs Ferencvarosi 20 September 2019

4. PSG selalu mencetak gol dalam 25 pertandingan terakhirnya di Liga Champions, menjadi catatan terpanjang di kompetisi tersebut pada saat ini dan keempat terpanjang dalam sejarah kompetisi. PSG berada di belakang Real Madrid (34 di bulan April 2014), Barcelona (29 di bulan Maret 2012) dan Real Madrid lagi (29 di bulan September 2018).

5. Angel di Maria menjadi pemain ketiga dalam sejarah Liga Champions yang mencetak paling sedikit dua gol ke gawang Real Madrid dan Barcelona, setelah Mario Jardel dan Andriy Shevchenko. Di Maria mencetak golnya ke-19 dan 20 di laga kali ini.

Karim Benzema Yang Bertugas Menjadi Penggani Ronaldo

0

Prediksimafiabola.com - Karim Benzema layak disebut sebagai satu-satunya pemain Real Madrid yang benar-benar mencoba untuk mengisi lubang yang ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Madrid masih membutuhkan bintang diandalkan setiap pertandingan.

Kepergian Ronaldo ke Juventus jelas mengubah kualitas Madrid. Pemain 34 tahun ini meninggalkan Los Blancos setelah 451 gol dalam 438 pertandingan, dengan rata-rata 1,029 gol per pertandingan. Jelas, angka itu sudah menegaskan betapa pentingnya Ronaldo untuk Madrid. Dia merupakan pencetak gol terbaik dalam sejarah Los Blancos. Gareth Bale sebenarnya diharapkan bisa melanjutkan tugas Ronaldo, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Sebab itu,

Peran Benzema
Benzema sudah mencetak 14 gol dalam 14 pertandingan terakhirnya di La Liga. Dia menorehkan rerata satu gol per satu pertandingan sejak 10 Maret lalu, dan masih menjadi pilihan utama Zinedine Zidane. Musim lalu, Benzema menutup perjalanannya dengan 30 gol di semua kompetisi. Angka itu merupakan torehan kedua terbaiknya sejak mencetak 32 gol pada musim 2011/12 lalu di bawah Jose Mourinho. Musim 2019/20 ini, Benzema juga langsung tancap gas di La Liga. Dia sudah mencetak empat gol dalam empat pertandingan sejauh ini. Tercatat, Benzema menorehkan rasio 0,48 gol per pertandingan, lebih baik dari catatannya saat masih membela Lyon dengan rasio 0,45 gol.

Baca Juga : Lawan Madrid PSG Tanpa Neymar dan Mbappe

Tidak Terbantahkan
Setelah 10 tahun di Santiago Bernabeu, Benzema satu-satunya pemain dalam trio BBC yang masih dan terus berkontribusi pada Madrid. Ronaldo sudah pergi, sementara Bale tidak jelas. Zidane sudah menegaskan bahwa lini serang Madrid bakal dipimpin oleh Benzema, dengan Eden Hazard sebagai pendamping. Benzema juga punya tugas lain untuk membimbing Luka Jovic, striker muda yang jadi pelapisnya. Biar begitu, Zidane masih tetap mengutamakan Benzema. Sejak kepergian Ronaldo, Benzema tampil semakin baik. Dia terus mencetak gol pada laga-laga penting.

Thibaut Courtois Buktikan Kehebatan Jadi Kiper Utama

0

Prediksimafiabola.com - Thibaut Courtois masih berjuang untuk membuktikan kualitasnya sebagai kiper utama Real Madrid. Terakhir, Courtois memainkan perannya dalam kemenangan 3-2 atas Levante, Sabtu (14/9/2019) malam WIB.

Kemenangan itu penting bagi Los Blancos yang hanya bermain imbang pada dua laga sebelumnya. Dengan mengoleksi 8 poin, Madrid berada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga 2019/20.

Sayangnya, Courtois lagi-lagi gagal mencatatkan clean sheet. Sempat ada harapan gawang Courtois tetap suci ketika Madrid memimpin 3-0 di babak pertama, tapi penampilan buruk di babak kedua membuat mereka harus membayar mahal.

Courtois Dijauhi Clean Sheet
Courtois terakhir kali mencatatkan clean sheet ketika Madrid mengalahkan Deportivo Alaves, 3 Februari 2019, La Liga 2018/29 lalu. Dengan syarat dia bermain penuh selama 90 menit.

Musim ini, setelah empat pertandingan La Liga 2019/20, Courtois masih nihil clean sheet, justru sudah kebobolan 7 gol.

"Kami memikirkan clean sheet saat jeda paruh waktu," buka Courtois kepada Marca.

"Terkadang kami harus meneruskan pertandingan [di babak kedua] dengan cara yang sama, tetapi kami gagal melakukannya setelah jeda."

"Skor berubah menjadi 3-1 lalu 3-2 dan kami tahu kami tidak bisa kehilangan poin lagi. Pada akhirnya, saya bisa membuat penyelamatan yang menyelamatkan kami," sambungnya.

Baca Juga : Stefano Sensi Menjadi Ujung Tombak Inter Milan vs Udinese

Harusnya Menang Besar
Salah satu penyebab Courtois gagal clean sheet adalah kontras performa Madrid di babak pertama dan babak kedua. Mereka tampil dominan dengan tiga gol di babak pertama, hanya untuk bermain buruk dan kebobolan dua gol di babak kedua.

"Jika kami tetap bermain seperti di babak pertama, dengan segala hormat, kami bisa saja menang 5-0 atau 6-0," lanjut Courtois.

"Kami memainkan 45 menit terbaik kami tahun ini, tapi beginilah sepak bola. Levante mengubah gaya bermain mereka dan umpan-umpan kami kurang presisi," tandasnya.

Zinedine Zidane Tidak Ingin Memaksakan Hazard

0

Prediksimafiabola.com - Zinedine Zidane lebih memilih tetap menunggu Hazard benar-benar pulih. Zinedine Zidane tidak ingin mengembil resiko karena Hazard adalah ujung tombak saat ini baginya. Zidane tidak ingin memaksakan Hazard yang baru pulih dari cedera yang ia alami.

Hazard sebelumnya sudah siap untuk tampil bersama Madrid di laga perdana La Liga melawan Celta Vigo. Akan tetapi sayangnya ia tiba-tiba dihajar cedera paha.

Alhasil, pemain asal Belgia itu akhirnya harus absen sekitar tiga hingga empat pekan. Ia diperkirakan akan bisa tampil lagi setelah jeda internasional.

Zidane akhirnya mengungkapkan bahwa Hazard memang sudah pulih dari cederanya. Ia pun bisa dimainkan melawan Levante pada hari Sabtu (14/09/2019).

"Ya, Hazard akan tersedia," beber Zidane pada situs resmi Madrid.

Tak Usah Buru-buru
Akan tetapi, Zidane menegaskan ia kemungkinan tidak akan langsung memainkan Hazard di laga tersebut. Menurutnya hal itu bisa beresiko.

Sebab, bisa saja saat ia dipaksakan main, ia malah cedera lagi. Padahal kompetisi masih panjang.

“Kita harus tenang dengannya. Ia cedera selama tiga minggu dan telah kembali berlatih penuh seminggu yang lalu," tutur Zidane.

"Kita semua benar-benar ingin melihatnya tetapi ada banyak pertandingan dan kami tidak ingin terburu-buru. Ada harapan, ia bersiap dan saya akan memutuskan berapa menit ia bermain," tegasnya.

"Kami harus bermain dengan Hazard tidak hanya di pertandingan ini tetapi lebih banyak lagi selama musim ini. Kita harus santai, tetapi semua orang siap, terutama dirinya," serunya.

Baca Juga : Manchester City Tak Berpikir Cari Pengganti Laporte

Tiga Poin
Zidane mengakui bahwa performa Madrid di awal musim ini kurang positif. Mereka dua kali kehilangan poin penuh saat lawan Valladollid dan Vilarreal.

Akan tetapi, Zidane berharap semua pendukung Madrid tak perlu merasa panik. Ia menegaskan akan membawa Los Blancos bermain maksimal demi meraih tiga angka saat lawan Levante.

“Kami tahu situasinya, kami kehilangan poin di awal musim, tetapi musim baru saja dimulai dan kami tahu bahwa setiap pertandingan penting. Kami memiliki pertandingan lain besok, kami tahu pentingnya mengambil poin," tegasnya.

"Jika kita memberikan segalanya, kita akan memiliki peluang yang sangat baik untuk mendapatkan tiga poin," pungkas Zidane.

Pertandingan melawan Levante ini akan dihelat di Santiago Bernabeu. Setelah itu Zinedine Zidane akan membawa Eden Hazard cs berhadapan dengan PSG di Paris di matchday pertama Liga Champions.

Real Madrid Sangat Menginginkan Virgil van Dijk

0

Prediksimafiabola.com - Raksasa La Liga, Real Madrid tertarik membajak bek Liverpool, Virgil van Dijk. Di sisi lain, Liverpool juga sedang mempersiapkan kontrak baru untuk bek berusia 28 tahun itu.

Virgil van Dijk bermain sangat apik pada musim 2018/2019 lalu. Dia dinilai telah meningkatkan kualitas Liverpool secara signifikan. Virgil van Dijk pun diganjar banyak gelar individual.

Selain itu, pemain yang dibeli dengan harga 75 juta pounds juga mampu membawa Liverpool berjaya di Eropa. Virgil van Dijk mengantar The Reds menjadi juara di pentas Liga Champions.

Performa apik Virgil van Dijk ini rupanya membuat Real Madrid berniat untuk membajaknya. Real Madrid bakal melakukan manuver pada Januari 2020 mendatang.

Kontrak Baru di Liverpool Atau Pindah ke Real Madrid
Saat ini Real Madrid tertarik pada Virgil van Dijk. Bek asal Belanda tersebut dinilai bisa menjadi solusi bagi lini belakang Madrid yang sejauh ini masih belum juga konsisten.

Dari tiga laga yang dimainkan di La Liga musim 2019/2020, Madrid selalu kebobolan. Sudah ada empat gol yang bersarang di gawang Real Madrid.

Kondisi itu membuat Madrid melirik Virgil van Dijk. Dia sedang berada di puncak performanya dan diyakini bakal menjadi pemain kunci jika pindah ke Real Madrid.

Virgil van Dijk sendiri disebut belum punya keinginan untuk pindah klub. Mantan pemain Glasgow Celtic tersebut lebih senang bertahan di Liverpool untuk durasi yang lebih lama lagi.

Sementara itu, pihak Liverpool juga telah menyiapkan kontrak baru dengan durasi hingga tahun 2025. The Reds bakal menaikkan gaji Virgil van Dijk dengan jumlah yang signifikan.

Baca Juga : Pindah Real Madrid Alphonse Areola Jadi Cadangan

Real Madrid Butuh Bek Tengah Baru
Komposisi pertahanan Real Madrid masih sama dengan musim-musim sebelumnya. Sergio Ramos, sang kapten tim, diduetkan dengan Raphael Varane. Lalu ada Nacho Fernandez yang dipercaya menjadi pelapis.

Komposisi tersebut tidak cukup apik pada musim 2019/2020. Mereka dinilai sudah waktunya berganti pasangan. Madrid butuh pemain yang lebih segar. Apalagi, Sergio Ramos sudah berusia 33 tahun.

Real Madrid butuh bek tengah baru dan Virgil van Dijk memang layak untuk dipertimbangkan.

Pindah Real Madrid Alphonse Areola Jadi Cadangan

0

Prediksimafiabola.com - Langkah-langkah yang diambil oleh Alphonse Areola bergabung dengan Real Madrid mengundang banyak pertanyaan. Sebab, ia diprediksi akan pindah hanya untuk menjadi cadangan di Real Madrid.

Alphonse Areola pindah ke Real Madrid dengan status pinjaman selama musim 2019/2020. Dia pindah setelah PSG membeli kiper baru.

PSG mendatangkan Keylor Navas dari Real Madrid. Penjaga gawang asal Kosta Rika tersebut dibeli PSG dengan harga 20 juta euro. Alphonse Areola masuk kesepakatan transfer ini.

Alphonse Areola sendiri diprediksi akan menjadi kiper utama jika tetap di PSG. Karena itu, keputusan pindah ke Real Madrid pun mengundang banyak tanya.

Apa dia mampu bersaing dengan Thibaut Coutois untuk menjadi kiper nomor satu di Madrid?

Kemampuan Alphonse Areola Tidak Perlu Diragukan
Real Madrid memang menjadikan Thibaut Courtois sebagai kiper nomor satu untuk musim 2019/2020 ini. Karena keputusan inilah Keylor Navas memilih pindah. Dia sempat ingin pindah ke Benfica sebelum akhirnya menuju PSG.

Alphonse Areola diprediksi akan lebih banyak duduk di bangku cadangan, ketimbang bermain. Akan tetapi, bek Real Madrid, Raphael Varane, tidak pernah ragu dengan kemampuan yang dimiliki oleh Alphonse Areola.

"Kami sudah sempat berbicara sebentar, tentu saja. Dia senang datang ke Madrid. Dia akan diterima dengan sangat baik," ucap Varane.

"Apa pun bisa terjadi dalam sepak bola, dan kami akan melihat apakah dia akan bisa bermain secara reguler di Madrid. Saya tahu kualitasnya. Dia memiliki kartu untuk dimainkan dan saya harap dia akan menjalani musim yang baik. Dia siap untuk itu," sambungnya.

Baca Juga : Diogo Dalot Terapi Cedera Sampai Ke Tiongkok

Bisa Rugikan Timnas Prancis
Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menjadi pihak yang cemas dengan keputusan Alphonse Areola pindah ke Real Madrid. Sebab, jika dia tidak bermain secara reguler, maka itu akan merugikan bagi Prancis. Alphonse Areola selama ini jadi langganan masuk skuat Le Blues.

"Jika dia berhenti bermain secara reguler, maka itu akan menjadi masalah. Entah itu penjaga gawang atau pemain lapangan, lebih baik jika Anda mendapat menit bermain secara teratur," kata Deschamps.

Prancis saat ini punya tiga orang penjaga gawang utama. Selain Hugo Lloris dan Alphonse Areola, Deschamps juga masih punya Mike Maignan [24 tahun/Lille] sebagai pilihan ketiga.

Agen Sabung Ayam telah menyediakan Link http://162.241.233.33/ yang akan membantu member untuk melakukan Daftar S128 secara cepat dan Gratis.

Link Daftar Joker123 yakni http://108.179.216.137/ yang disediakan oleh Agen Joker123 Gaming Terpercaya di Indonesia.

Agen Sbobet88 Terpercaya telah menyediakan Link Daftar Sbobet88 yakni http://108.179.216.133/ yang bisa anda isi di formulir yang telah tersedia di halaman utama situs ini.

Sebagai Agen SCR888 Indonesia, tentunya Joker338 telah menyediakan Link Daftar SCR888 yakni http://108.179.216.118/ yang berisi panduan daftar dan bermain slot online SCR888 dan 918Kiss.

Link Daftar Bola Asia Tangkas kini dapat anda temukan di http://50.116.102.128/ yang disediakan oleh Agen Tangkasnet Terpercaya di Indonesia.

Salah satu Agen Casino Terpercaya yang menyediakan permainan dadu online adalah Joker338 yang bisa anda daftarkan diri anda melalui link http://162.241.193.224/ yang berisi formulir pendaftaran secara gratis.

Pokerplay338.net adalah agen poker online yang menggunakan server idn poker dengan link daftar idn poker di http://50.116.102.116/ dan menjadi situs poker terpercaya paling fair dengan berapapun kemenangan akan dibayar.