Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “live streaming real madrid”

Banyak Yang Menunggu Luka Jovic Mencetak Gol

0

Prediksimafiabola.com - Satu per satu para pemain Real Madrid mulai menunjukkan performa terbaiknya. Maju mulai rajin mencetak gol. Kemudian, KapanLuka Jović mampu mencetak gol untuk Los Blancos?

Real Madrid sejauh ini memainkan enam laga di La Liga san satu laga di Liga Champions. Dari tujuh laga tersebut, Karim Benzema menjadi top skor sementara Madrid dengan lima gol.

Benzema berada dalam performa yang bagus pada awal musim 2019/2020 ini. Dia rajin mencetak gol dan memberikan banyak kontribusi bagi permainan Madrid. Benzema jadi sosok yang amat vital di lini serang Madrid.

Nah, selain Benzema, Madrid juga punya sejumlah pemain depan lain. Ada duo Brasil, Vinicius Junior dan Rodrygo Goes. Lalu, ada pula Mariano Diaz

Gol Luka Jovic Digagalkan Oleh VAR Laga melawan Real Madrid vs Osasuna pada Kamis (26/9/2019) lalu menjadi panggung ideal bagi Luka Jovic dan para pemain pelapis Madrid. Zidane memainkan beberapa pemain cadangan seperti Vinicius, Fede Valverde hingga Rodrygo.

Vinicius bermain bagus dengan menyumbangkan satu gol untuk Real Madrid. Begitu juga dengan Rodrygo. Tampil sebagai pengganti, pemain berusia 18 tahun tersebut mampu mencetak gol indah, hanya berselang 93 detik ketika masuk lapangan.

Lalu, apa yang dilakukan Luka Jovic pada laga tersebut?

Pemain asal Serbia sebenarnya tampil bagus. Dia mampu memberi ancaman ke gawang Osusuna beberapa kali. Kerja samanya dengan para pemain depan juga bagus. Bahkan, Luka Jovic sempat merayakan sebuah gol.

Pada menit ke-58, Luka Jovic sukses mencetak gol ke gawang Osasuna. Hanya saja, gol tersebut kemudian tidak disahkan oleh wasit. Luka Jovic sudah berada dalam posisi offside, berdasar pada tayangan VAR, ketika menerima umpan Lucas Vazquez.

Luka Jovic sudah terlanjur merayakan golnya. Gemuruh fans juga menyambut gol pemain berusia 21 tahun. Namun, dia harus menunda mencatatkan gol debutnya bersama Real Madrid.

Baca Juga : Sadio Mane Termaksuk Pemain Terbaik Dunia Kenapa?

Harapan Besar Pada Luka Jovic Real Madrid membeli Luka Jovic dengan harga yang mahal pada bursa transfer musim panas 2019 yang lalu. Los Blancos harus membayar hingga 65 juta euro kepada Eintracht Frankfurt untuk membeli Luka Jovic.

Pada musim 2018/2019 lalu, Luka Jovic bermain bagus untuk Frankfurt. Di pentas Lige Europa misalnya, Jovic mampu mencetak 10 gol dan menjadi top skor. Dia membawa Frankfurt melaju hingga babak semifinal.

Hanya saja, Luka Jovic sempat mengalami cedera pada awal musim 2019/2020 ini. Hal tersebut diyakini banyak berpengaruh pada performanya bersama Real Madrid. Situasi yang sama juga kini sedang dialami oleh Eden Hazard.

2 Pemain Mudah Yang Berbakat Milik Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Vinicius Junior dan Rodrygo Goes untuk membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk tampil impresif. Kedua pemain muda untuk membantu Real Madrid mengalahkan Osasuna 2-0 pada Kamis (2019/09/26) dini hari WIB tadi.

Bermain di Santiago Bernabeu pada pekan ke-6 La Liga, Zinedine Zidane melakukan rotasi besar-besaran pada skuadnya. Vinicius dan Rodrygo adalah dua pemain yang tampil impresif.

Vinicius, 19 tahun, mencetak gol pertama Madrid di menit ke-36. Rodrygo, 18 tahun, menutup kemenangan Madrid dengan golnya di menit ke-72. Dua pemain muda ini menjawab tantangan Zidane. Madrid jelas beruntung memiliki dua pemain muda seperti mereka.

Dua Bocah Brasil Kebijakan transfer Los Blancos patut diapresiasi, dua pemain muda itu adalah investasi untuk masa depan. Vinicius sudah tampil luar biasa sejak musim lalu dan Rodrygo menyusulnya musim ini.

Berdasarkan usia, mereka berdua seharusnya terlebih dahulu membela Real Madrid Castilla. Namun, jika melihat kemampuan keduanya, tidak ada alasan bagi Zidane untuk meremehkan Vinicius dan Rodrygo.

"Saya sangat puas dengan mereka [Vinicius dan Rodrygo]. Terkadang, Anda lupa bahwa mereka baru 18 tahun. Anda baru melihat langsung betapa gembiranya mereka bisa mencetak gol di Bernabeu," kata Zidane.

"Saya sangat pupas dengan cara mereka mengontrol bola dan laju Rodrygo saat mencetak gol benar-benar luar biasa."

Baca Juga : Hudson-Odoi Masih Bermain Tidak Memuaskan

Tangis Vinicius Vinicius tampak sangat emosional usai mencetak gol pertamanya musim ini. Gol itu sangat berarti baginya, yang terlihat pada tangis Vinicius usai mencetak gol. Tampaknya ada beban berat yang terlepas dari pundak Vinicius terkait pembuktian di depan Zidane.

"Saya melihat itu [tangis Vinicius] setelahnya di televisi. Saya sangat senang untuk dia. Mencetak gol di Bernabeu sangatlah penting untuknya," sambung Zidane.

"Dia tampak sangat puas. Saya selalu berusaha membantunya percaya diri. Saya senang untuknya sebab dia memang membutuhkan gol."

"Sekarang kami akan beristirahat dengan layak dan menyadari bahwa apa yang kami dapatkan malam ini hanya karena performa apik semua pemain," tandasnya.

Rodrygo Sedang Menikmati Kesenangannya

0

Prediksimafiabola.com - Goes Rodrygo suasana hati senang. Bagaimana tidak, pemain 18 tahun baru saja melakukan debut di Real Madrid. Baginya, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Rodrygo awalnya hanya duduk di bangku cadangan pada laga Real Madrid vs Osasuna, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Rodrygo baru ambil bagian pada duel pekan ke-6 La Liga 2019/2020 itu pada menit ke-71.

Zinedine Zidane memainkan Rodrygo untuk menggantikan peran Vinicius Junior. Ini adalah laga resmi pertama yang dimainkan oleh Rodrygo bersama tim utama Real Madrid. Dia sebelumnya dimainkan pada laga pramusim.

Tidak butuh waktu lama bagi Rodrygo untuk membuat publik di Bernabeu bersorak menyambut aksinya. Sebab, 93 menit setelah masuk lapangan, Rodrygo mencetak gol ke gawang Osasuna.

Mimpi Besar Rodrygo Sebelum masuk ke lapangan, Rodrygo nampak mendapatkan pesan khusus dari Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis tersebut membisikkan beberapa instruksi padanya. Rodrygo mengakui bahwa pesan itu bisa membuatnya merasa tenang di atas lapangan.

“Saya sengat bahagia. Zidane memberikan ketenangan dan kepercayaan dan saya kira karena itu semua bisa berjalan dengan baik," ucap Rodrygo.

Rodrygo menjalani debutnya dengan gemilang. Pada usia yang masih 18 tahun, dia langsung mencetak gol di hadapan suporter yang berada di Bernabeu. Rodrygo kesulitan menemukan kata yang tepat untuk mendeskripsikan momen ini.

"Tidak ada kata-kata yang dapat saya sampaikan, ini adalah momen yang selalu saya impikan sejak mulai bergabung dengan Real Madrid. Masuk lapangan Bernabeu dengan fans yang menyerukan nama saya. Saya sangat bahagia," sambung Rodrygo.

Ada Peran Raul Gonzales Rodrygo mengatakan bahwa sukses yang diraih pada laga debutnya tidak terjadi secara instan. Dia mendapat banyak wejangan dari Zidane setiap kali latihan. Bukan hanya itu, dia juga mendapat banyak pelajaran dari Raul Gonzalez.

Baca Juga : Keputusan Messi Saat Alami Cedera

"Saya berada di Real Madrid dan saya merasa sama saja di Castilla dengan Raul atau di tim inti. Real Madrid akan selalu memiliki pemain hebat, karena itu hal yang normal dengan kebesaran klub ini," kata Rodrygo.

Rodrygo selama ini memang diplot untuk lebih dulu berada di tim Real Madrid Castilla, yang dilatih oleh Raul. Sebab, Rodrygo dinilai masih butuh proses adaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol. Dia baru pertama kali berkarir di luar Brasil.

Kasus yang sama juga dialami oleh Vinicius pada musim 2018/2019 yang lalu. Pada awal musim, Vinicius berada di tim Castilla. Namun, pada akhir musim, dia berganti status menjadi pemain utama Real Madrid.

PSG Berikan Penampilan Epic Saat Lawan Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - PSG menyajikan penampilan epic saat lawan Real Madrid di laga perdana Grup A Liga Champions, Kamis (19/09/2019). Mereka juga berhasil memenangkan telak atas klub yang dibuat oleh Zinedine Zidane dengan skor 3-0.

Gol pertama datang dari pemain yang pernah membela Real Madrid, Angel Di Maria, di menit ke-14. Ia sukses menaklukkan kiper Los Blancos, Thibaut Courtois, dengan tembakannya yang mengarah ke tiang dekat dari sudut yang cukup sempit.

Keunggulan PSG bertambah setelah Di Maria kembali menjebol gawang Real Madrid di menit ke-33 dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Pertandingan ditutup oleh gol Thomas Meunier yang lahir di masa injury time.

Tidak hanya gol-gol yang atraktif, laga antara PSG melawan Real Madrid ini juga menghasilkan beberapa catatan penting yang menarik untuk disimak. Informasi lengkap yang disadur dari BBC Sport tersedia di bawah ini. Scroll ke bawah untuk membacanya.

Statistik

1. Real Madrid menelan kekalahan beruntun di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak bulan April 2013 lalu, saat mereka masih diasuh Jose Mourinho.

2. Real Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG, pertama kalinya terjadi di Liga Champions sejak Opta memulai pengumpulan data dalam kompetisi tersebut pada musim 2003-2004 (atau dalam 167 pertandingan).

3. Hasil ini menyamai rekor kekalahan terbesar Real Madrid pada pekan perdana fase grup Liga Champions (juga 0-3 kala menghadapi Bayer Leverkusen di 2004 dan 0-3 melawan Lyon di 2005).

Baca Juga : Prediksi Espanyol vs Ferencvarosi 20 September 2019

4. PSG selalu mencetak gol dalam 25 pertandingan terakhirnya di Liga Champions, menjadi catatan terpanjang di kompetisi tersebut pada saat ini dan keempat terpanjang dalam sejarah kompetisi. PSG berada di belakang Real Madrid (34 di bulan April 2014), Barcelona (29 di bulan Maret 2012) dan Real Madrid lagi (29 di bulan September 2018).

5. Angel di Maria menjadi pemain ketiga dalam sejarah Liga Champions yang mencetak paling sedikit dua gol ke gawang Real Madrid dan Barcelona, setelah Mario Jardel dan Andriy Shevchenko. Di Maria mencetak golnya ke-19 dan 20 di laga kali ini.

Thibaut Courtois Buktikan Kehebatan Jadi Kiper Utama

0

Prediksimafiabola.com - Thibaut Courtois masih berjuang untuk membuktikan kualitasnya sebagai kiper utama Real Madrid. Terakhir, Courtois memainkan perannya dalam kemenangan 3-2 atas Levante, Sabtu (14/9/2019) malam WIB.

Kemenangan itu penting bagi Los Blancos yang hanya bermain imbang pada dua laga sebelumnya. Dengan mengoleksi 8 poin, Madrid berada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga 2019/20.

Sayangnya, Courtois lagi-lagi gagal mencatatkan clean sheet. Sempat ada harapan gawang Courtois tetap suci ketika Madrid memimpin 3-0 di babak pertama, tapi penampilan buruk di babak kedua membuat mereka harus membayar mahal.

Courtois Dijauhi Clean Sheet Courtois terakhir kali mencatatkan clean sheet ketika Madrid mengalahkan Deportivo Alaves, 3 Februari 2019, La Liga 2018/29 lalu. Dengan syarat dia bermain penuh selama 90 menit.

Musim ini, setelah empat pertandingan La Liga 2019/20, Courtois masih nihil clean sheet, justru sudah kebobolan 7 gol.

"Kami memikirkan clean sheet saat jeda paruh waktu," buka Courtois kepada Marca.

"Terkadang kami harus meneruskan pertandingan [di babak kedua] dengan cara yang sama, tetapi kami gagal melakukannya setelah jeda."

"Skor berubah menjadi 3-1 lalu 3-2 dan kami tahu kami tidak bisa kehilangan poin lagi. Pada akhirnya, saya bisa membuat penyelamatan yang menyelamatkan kami," sambungnya.

Baca Juga : Stefano Sensi Menjadi Ujung Tombak Inter Milan vs Udinese

Harusnya Menang Besar Salah satu penyebab Courtois gagal clean sheet adalah kontras performa Madrid di babak pertama dan babak kedua. Mereka tampil dominan dengan tiga gol di babak pertama, hanya untuk bermain buruk dan kebobolan dua gol di babak kedua.

"Jika kami tetap bermain seperti di babak pertama, dengan segala hormat, kami bisa saja menang 5-0 atau 6-0," lanjut Courtois.

"Kami memainkan 45 menit terbaik kami tahun ini, tapi beginilah sepak bola. Levante mengubah gaya bermain mereka dan umpan-umpan kami kurang presisi," tandasnya.

Bruno Fernandes Diyakini Bergabung Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Upaya Real Madrid untuk menemukan gelandang baru musim panas ini menemui titik terang. Ketika tenggat waktu transfer semakin dekat, Madrid dikatakan hampir pasti mendapatkan Bruno Fernandes.

Gelandang Sporting ini merupakan salah satu aset yang diperebutkan banyak klub musim panas ini. Fernandes sempat dikabarkan bakal bergabung dengan Manchester United, dia merupakan target utama Zinedine Zidane.

Namun, hingga akhir bursa transfer Premier League, Fernandes masih berstatus sebagai pemain Sporting. Transfer itu gagal, yang kabarnya disebabkan karena campur tangan Real Madrid.Kabar Fernandes ke Madrid ini dikonfirmasi oleh direktur olahraga Fiorentina, Daniele Prade.

Gangguan Madrid Fiorentina mengincar penyerang Sporting, Raphinha, tapi Prade mengakui usaha mereka putus di tengah jalan karena Sporting harus kehilangan Fernandes, yang merupakan salah satu pemain terbaik mereka. Fiorentina juga terkena dampak transfer Fernandes ke Madrid.

"Raphinha jelas tidak akan dijual sebab Bruno Fernandes bakal bergabung dengan Madrid untuk 70 juta euro," tegas Prade dikutip dari Marca.

Artinya, Madrid merepotkan banyak tim dengan usaha mereka membeli Fernandes dari Sporting. Semuanya demi memenuhi keinginan Zinedine Zidane.

Baca Juga : Roberto Mancini Beritahu Klub Terbaru Italia

Gelandang Baru Madrid terbilang agresif di bursa transfer kali ini, sudah ada lima pemain baru termasuk Eden Hazard. Zinedine Zidane benar-benar ingin memulai kembali dengan kekuatan terbaik.

Biar begitu, Zidane masih belum puas. Dia tahu Madrid membutuhkan gelandang baru seiring Luka Modric yang menua. Zidane sebenarnya hanya mengincar satu nama: Paul Pogba.

Namun, transfer Pogba sangat alot. Manchester United tidak bisa dipaksa melepas gelandang Prancis itu. Alhasil, pihak klub mencoba menawarkan beberapa opsi pengganti.

Donny van de Beek sempat dikabarkan sebagai kandidat utama, tapi seiring perkembangan negosiasi, Madrid sepertinya mengalihkan fokus pada Bruno Fernandes.

Alasan Gareth Bale Tetap Mau Bermain Untuk Madrid

0

prediksimafiabola.com - Sebuah informasi terungkap tentang situasi Gareth Bale di Real Madrid. Pemain sayap itu dilaporkan bersedia bermain untuk El Real berkat bujukan Florentino Perez.

Pada musim panas ini, Bale dikonfirmasi akan meninggalkan Real Madrid. Pelatih mereka, Zinedine Zidane menyatakan sang winger tidak masuk dalam rencananya dan ia dipersilahkan pergi. Namun belakangan ini situasi berubah. Bale masih bertahan di skuat El Real dan dijadikan starter oleh ZIdane saat Madrid menang 3-1 atas Celta Vigo. Sportsmole mengklaim bahwa Bale pada awalnya tidak mau bermain untuk Madrid. Namun berkat bujukan Florentino Perez, ia bersedia mengubah pandangannya.

Marah Besar Bale pada awalnya sangat ogah untuk bermain untuk Real Madrid. Ia diberitakan sangat sakit hati dengan perkataan Zidane. Ia merasa sang pelatih tidak memperlakukannya dengan baik, terutama dengan komentar pedasnya di musim panas ini. Bale juga semakin murka setelah pihak Real Madrid membatalkan transfernya ke Jiangsu Suning, di mana Bale seharusnya mendapatkan gaji satu juta pounds per pekan di Tiongkok.

Dirayu Perez Laporan itu mengklaim bahwa Bale akhirnya melunak setelah mengadakan pembicaraan dengan Florentino Perez. Presiden Real Madrid itu meminta maaf atas serangkaian kejadian tidak mengenakan bagi Bale. Ia mengakui bahwa pihaknya dan Zidane telah melakukan hal yang tidak patut untuk sang winger. Selain itu ia juga berani menjami bahwa Bale akan dilibatkan lebih banyak, bahkan menjadi pemain kunci El Real musim ini meski Zidane sempat mengatakan yang sebaliknya. Alhasil sang winger bersedia tampil kembali bagi Los Blancos.

Baca juga : Prediksi Young Boys Vs Crvena Zvezda 22 Agustus 2019

Buat Assist Bale sendiri langsung menunjukkan performa yang apik di laga perdananya di La Liga musim ini. Ia membuat assist untuk Karim Benzema saat timnya mengalahkan Celta Vigo di akhir pekan kemarin dengan skor 3-1.

Pelatih Sama Namun Real Madrid Menurun Apa Yang Salah?

0

Prediksimafiabola.com - Toni Kroos menolak untuk membandingkan tim Real Madrid saat ini dengan era emasnya dengan Zinedine Zidane beberapa tahun yang lalu. Saya yakin situasinya berbeda, Madrid harus memulai lagi sebaik mungkin.

Musim 2019/20 ini merupakan musim krusial untuk Los Blancos. Mereka baru saja menjalani mimpi buruk pada musim 2018/19 lalu, dan karena itu sudah waktunya Madrid bangun dan berlari lagi.

Sayangnya, melupakan kegagalan itu tidak mudah. Hasil-hasil pertandingan pramusim Madrid sejauh ini tidak terlalu baik. Aura negatif masih menaungi skuad.

Konsisten Kroos tahu permainan Madrid di pramusim belum menjanjikan. Dia tidak bisa berjanji, tapi setidaknya Kroos berani berbicara bahwa Madrid hanya perlu menemukan konsistensi permainan.

"Kami ingin memainkan sepak bola yang lebih baik dan dengan lebih konsisten. Itu penting, sebab setelah anda melakukannya, segala hal lain bakal mengikuti," kata Kroos kepada Kicker.

"Jika anda bermain lebih baik, anda bakal berjuang meraih gelar juara."

Baca juga : Nainggolan Gabung Klub Barunya Cagliari

Tidak Mudah Lebih lanjut, Kroos tahu tingginya ekspektasi terhadap skuad Madrid musim ini. Namun, dia juga tahu saat ini kondisinya berbeda. Madrid sedang memulai lagi dengan beberapa pemain baru, tidak ada yang bisa mengharapkan hasil instan.

"Tidak mudah mengembalikan tim ke posisi saat ditinggal Zidane beberapa tahun lalu, sulit mencapai level itu," imbuh Kroos.

"Tim kami berada di situasi berbeda ketika Zidane kembali pada pertengahan Maret 2019 lalu jika dibandingkan dengan ketika dia meninggalkan klub pada Mei 2018," tandasnya.

Real Madrid Ikuti Audi Cup Tanpa Gareth Bale Dan Courtois

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid akan melanjutkan pertandingan pramusim mereka dengan berpartisipasi di Audi Cup. Di turnamen ini, Real Madrid tidak mendatangkan dua pemain, Gareth Bale dan Thibaut Courtois.

Courtois memang tidak bisa ambil bagian pada sesi pramusim Real Madrid lagi. Sebab, penjaga gawang asal Belga tersebut mengalami cedera. Dia akan menepi hingga satu bulan ke depan. Tentu saja ini menjadi kabar buruk bagi Real Madrid. Sebab, sebelumnya mereka juga sudah kehilangan Ferland Mendy dan Marco Asensio karena cedera. Bahkan, Asensio harus absen selama sembilan bulan. Lantas, bagaimana dengan absennya Gareth Bale? Apakah ini terkait dengan masa depan pemain asal Wales tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

Gareth Bale Tak Masuk Skuad Real Madrid memang telah mengusir Gareth Bale. Sempat ada negosiasi antara pihak Bale dengan Jiangsu Suning. Tapi, Real Madrid menolak karena tidak mendapat tawaran yang tinggi. Absennya Gareth Bale dari skuad Real Madrid untuk turnamen Audi Cup memang terkait dengan masa depan sang pemain. Madrid ingin memberi kode bahwa Bale sudah tidak dipakai oleh klub. Dalam skuad yang sudah dirilis, Madrid akan membuat semua pemain terbaiknya. Termasuk Eden Hazard yang belum tampil bagus pada laga pramusim. Berikut adalah skuad Madrid untuk Audi Cup:

Kiper: Keylor Navas, Andriy Lunin, Diego Altube.

Bekalang: Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Nacho, Marcelo, Alvaro Odriozola, Javi Hernandez, Adrian de la Fuente, Miguel Gutierrez.

Gelandang: Toni Kroos, Luka Modric, Isco, Fede Valverde and Jaime Seoane.

Ppenyerang: Mariano Diaz, Karim Benzema, Lucas Vazquez, Vinicius Junior, Eden Hazard, Rodrygo Goes, Takefusa Kubo.

Baca juga : Blaise Matuidi Sangat Senang Jika Bergabung Mu

Jadwal dan Peserta Audi Cup Turnamen pramusim Audi Cup akan diikuti oleh empat tim. Bayern Munchen akan bertindak sebagai tuan rumah. Semua laga akan digelar di Stadion Allianz Arena, markas Die Rotten. Pada babak semifinal, Madrid akan berjumpa Tottenham yang digelar hari Selasa (30/7/2019). Laga semifinal lainnya mempertemukan Bayern Munchen melawan Fenerbahce pada hari Rabu (31/7/2019). Para pemenang babak semifinal akan berjumpa di final yang digelar hari Kamis (1/8/2019). Sementara, tim yang kalah akan berjumpa untuk perebutan posisi ketiga.