Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “jurgen klopp wikipedia”

Sikap Jurgen Klopp Hadapi Virus Corona Di Puji WHO

0

Prediksimafiabola.com - Bos Liverpool, Jurgen Klopp memperoleh pujian dari World Health Organisation (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, usai mengirimkan pesan berarti buat dunia dalam peperangan melawan virus corona.

Klopp bicara sebagai bagian dari umat manusia, tidak hanya sebagai pelatih The Reds. Sebelum Premier League ditunda, Liverpool dalam posisi nyaman dengan unggul 25 poin di puncak klasemen sementara.

Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengakhiri dahaga 30 tahun tanpa trofi liga. Sebab itu, jika musim 2019/20 ini dibatalkan, Liverpool akan jadi tim yang paling terluka di antara yang lain.

Di tengah situasi sulit itu, Klopp memilih mengabaikan sepak bola dan mendukung dunia dalam melawan virus corona. Reaksi Klopp inilah yang dipuji petinggi WHO.

Pesan Klopp

Beberapa hari lalu, Klopp membagikan pesan kuat untuk melawan penyebaran pandemi virus corona. Dia menegaskan bahwa sepak bola tidak lebih penting dari kepentingan masyarakat luas, bahkan ketika Liverpool hampir jadi juara seperti sekarang.

"Pertama dan terutama, kita harus melakukan segala yang bisa dilakukan untuk melindungi satu sama lain. Hal itu seharusnya dilakukan sepanjang hidup, tapi pada momen ini jauh lebih penting dari sebelumnya," buka Klopp.

"Saya sudah pernah mengatakan ini, bahwa sepak bola selalu dianggap sebagai yang paling penting di antara hal-hal yang tidak penting. Sekarang, sepak bola dan pertandingan sepak bola sama sekali tidak penting."

"Tentu kami tidak mau bermain di hadapan stadion kosong dan kami tidak mau ada pertandingan atau kompetisi yang ditunda, tapi jika dengan melakukannya kami bisa membantu satu orang untuk tetap sehat -- satu saja -- kami akan melakukannya tanpa protes."

"Jika ini adalah pilihan di antara sepak bola atau kebaikan masyarakat luas, itu bukan tandingan, sungguh."

Reaksi WHO

Kata-kata Klopp itu tentu disambut positif oleh WHO. Mereka adalah organisasi terdepan dalam perlawanan terhadap penyebaran virus corona, komentar Klopp bisa membantu memudahkan pekerjaan WHO dan membantu dunia.

Baca juga : Kondisi Mikel Arteta Hanya Gejala Ringan Kata Istrinya

"Terima kasih Jurgen Klopp dan Liverpool Football Club untuk pesan kuat Anda pada dunia," tulis Ghebreyesus lewat media sosial Twitter.

"Utamakan kesehatan banyak orang, kurangi risiko, merawat yang rentan dan menunjukkan kasih sayang: itulah cara kerja WHO. Kita akan memenangi duel melawan Covid-19 jika kita semua bekerja sama."

"Ini adalah waktu yang tepat untuk menyuarakan kesehatan dan melindungi orang-orang dari virus corona."

"WHO Berterima kasih atas solidaritas yang ditunjukkan oleh Jurgen Klopp & Liverpool FC, Alisson Becker, Cristiano Ronaldo, Paul Pogba, FIFA, Peter Schmeichel, Andrea Radrizzani, Romain Grosjean dan pihak-pihak lain di dunia olahraga."

Tidak Ada Pemain Special Di Liverpool Bagi Klopp

0

Prediksimafiabola - Gelandang Liverpool Naby Keita, menjelaskan bagaimana sikap terbuka Jürgen Klopp telah membuat suasana tim menjadi lebih panas. Klopp tidak bersifat special pada satu pemain sehingga membuat pemain yang lain menjadi direndahkan.

Skuad Liverpool saat ini terbilang sebagai salah satu yang terbaik di Premier League. Klopp punya starting XI andalan yang tangguh, pun barisan pemain cadangan yang bisa mengubah arah pertandingan.

Benar, ada sejumlah nama yang selalu jadi pemain inti, tapi ternyata Klopp tidak pernah memandang mereka sebagai favorit. Keita menegaskan bahwa semua pemain bernilai sama di mata Klopp.

Tidak Ada Favorit Salah satu kekuatan Liverpool musim ini adalah ketika pemain-pemain pengganti bisa jadi penentu. Keita sendiri sudah menepi cukup lama karena cedera, tapi ternyata Klopp masih bisa memercayainya.

Sebab itu, Keita bersaksi bahwa Klopp memang menilai semua pemain sama pentingnya. Akibatnya, ruang ganti Liverpool begitu kompak, menyatu, dan saling mendukung.

Baca juga : Barcelona Disalahkan Atas Tertundanya laga El Clasico

"Saya kira dia [Klopp] tidak punya pemain-pemain tertentu sebagai favorit atau menyebut nama siapa pun sebagai pemain spesial. Dia berkomunikasi dengan bebas dan terbuka pada setiap pemain," kata Keita.

"Dia suka tertawa dan bercanda. Dia punya hubungan ringan yang sangat hangat dengan semua pemain."

Setiap Laga Penting Liverpool saat ini masih belum terkalahkan dan memuncaki klasemen sementara Premier League. The Reds unggul 6 poin dari sang juara bertahan, Manchester City, yang bakal berhadapan pada 10 November nanti.

"Ya, ini Inggris, Anda bisa berkata bahwa setiap pertandingan penting. Anda tidak bisa menyakini bahwa laga satu inilah yang bakal menentukan, sebab bagi kami laga berikutnya selalu yang paling penting," lanjut Keita.

"Baru setelah melewati sejumlah pertandingan sulit, kami bisa bersiap menghadapi Man City. Yang bisa kami lakukan adalah tetap fokus memenangkan pertandingan dan melihat di mana posisi kami akhir musim nanti," tandasnya.

Jurgen Klopp Lebih Dari Perlatih Bagi The Reds

0

Prediksimafiabola.com - Bek Liverpool Dejan Lovren untuk menyanyikan pujian untuk pelatih, Jurgen Klopp. Dia mengatakan bahwa Klopp bukan hanya soal bermain-main taktik di lapangan, lebih dari itu Klopp benar-benar mendekati pemain The Reds.

Empat tahun menangani Liverpool, kerja keras Klopp akhirnya terbayar ketika dia mempersembahkan trofi Liga Champions musim lalu. Trofi itu yang pertama dan satu-satunya bagi Klopp.

Sebagai pelatih, Klopp dikenal genius dan murah senyum. Tampaknya dia merupakan sosok dengan aura positif yang bisa menularkan semangatnya pada orang-orang di sekitarnya.

Anggapan itu tidak salah, Lovren mengakui Klopp memang istimewa.

Baca juga : Harry Maguire Jadi Kapten Manchester United Kok Bisa?

Tentang Respek Sudah empat tahun dilatih Klopp, Lovren sampai tidak sadar saking nyamannya. Sejak awal skuad Liverpool langsung percaya pada kualitas Klopp, tepatnya sejak konferensi pers pertama Klopp empat tahun lalu.

"Sudah empat tahun? Saya semakin tua. Ya, kami mulai percaya ketika dia [Klopp] berkata 'from doubters to believers'," kata Lovren kepada Sky Sports.

"Dia mengubah banyak hal dalam klub, mulai dari detail-detail kecil seperti ucapan 'selamat pagi' pada semua orang, sampai membersihkan meja Anda."

"Bagi kami, khususnya orang seusia saya, ketika Anda mendapati orang yang lebih tua berkata 'selamat pagi', itu tentang respek," imbuhnya.

Sampai ke Lapangan Sikap positif Klopp di ruang ganti dan di kesehariannya itu benar-benar memengaruhi para pemain. Akhirnya, mereka bersikap lebih positif di lapangan.

"Ketika Anda merasakan hal-hal seperti itu di luar lapangan, Anda jadi bisa merasakannya di lapangan. Itu hal-hal sederhana," lanjut Lovren.

"Seperti tentang makanan, dia membawa orang-orang terbaik di posisi itu dan dia tahu apa yang dia perbuat."

"Saya rasa sebagian dari detail-detail ini tidak ada di klub-klub lain," pungkasnya.

Bagaimana Jika Kloop Yang Melatih Manchester United

0

Prediksimafiabola.com - Mantan pemain Liverpool Jamie Carragher percaya klasemen Premier League akan terlihat jauh berbeda jika Jurgen Klopp melatih Manchester United. Dia yakin Klopp perbedaan besar antara dua rival ini tangguh.

Empat tahun di Anfield, Klopp berhasil mengubah Liverpool menjadi juara Liga Champions dan kandidat kuat di Premier League. Perkembangan impresif Liverpool terlihat jelas dari tahun ke tahun.

Kontras, Manchester United harus terseok-seok sejak ditinggal Sir Alex Ferguson. Kini ada Ole Gunnar Solskjaer di kursi panas itu, dia pun sudah diragukan meski baru sejenak duduk.

Sebab itu, mungkin situasinya bakal berbeda seandainya Klopp yang ada di MU, bukan Solskjaer.

Sama Seperti Guardiola Bagi Carragher, MU bakal jauh lebih baik seandainya mau menciptakan kebijakan rekrutmen yang lebih stabil. Dia pernah membayangkan MU ditangani Pep Guardiola, asumsi itu bakal sama baiknya jika ditangani Klopp.

"Dua tahun lalus saya pernah menulils bahwa seandainya MU menunjuk Pep Guardiola, mereka tidak perlu menunggu lama untuk gelar juara," kata Carragher.

"Logika yang sama berlaku untuk Klopp. Seandainya dia menjadi manajer MU, klasemen Premier League bakal tampak jauh berbeda hari ini."

"Jangan dilupakan, meski berkembang begitu pesat, Liverpool masih finis di bawah MU pada tahun 2016 dan 2018," lanjutnya.

Baca juga : Setan Merah Semakin Merosot

Salah Pemilik Sebab itu, Carragher yakin penyakit MU terletak pada pemilihan manajer mereka. MU belum mendapatkan pelatih yang tepat sejak kepergian Ferguson, terlebih karena pihak klub tidak mau memberikan dukungan maksimal.

"Kondisi itu [perkembangan Liverpool ketika MU jalan di tempat] sudah cukup menjelaskan bahwa di tengah kritik terhadap pemilik, eksekutif, dan staf pemandu bakat dalam klub , tokoh yang paling penting tetaplah manajer," sambung Carragher.

"Perbaiki itu lantas segalanya akan terlihat lebih baik," tutupnya.

Manchester United vs Liverpool Komentar Carragher di atas tentu bermaksud menyambut duel panas Manchester United vs Liverpool pada pekan ke-9 Premier League 2019/20, Minggu (20/10/2019) dini hari WIB nanti.

Kali ini kondisi kedua tim jauh berbeda. Liverpool unggul segalanya dan jauh lebih kuat dari MU sekarang. Laga tersebut diprediksi bakal berjalan menarik.

Klopp Tidak Senang Dengan Perlakuan Media Terhadap MU

0

Prediksimafiabola.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tidak senang dengan perlakuan media pada Manchester United menjelang kedua tim di Old Trafford, Minggu (20/10/2019).

Sebelumnya, sejumlah media menerbitkan artikel tim terbaik dari kombinasi skuat Manchester United dan Liverpool. Menariknya, tak ada nama pemain Setan Merah dalam tim terbaik tersebut.

Performa Manchester United memang sedang jeblok. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer kini menduduki posisi 12 di tabel klasemen Premier League, hanya terpaut dua angka dari zona degradasi.

Motivasi Ekstra MU Tim terbaik bikinan media jelas menggambarkan perbedaan kekuatan yang jomplang antara United dan Liverpool saat ini. Namun Klopp justru kesal karena hal tersebut bisa menjadi motivasi ekstra bagi United untuk mengalahkan timnya.

"Jadi itulah situasi yang semua orang ciptakan, bahwa kami sangat bagus dan mereka memiliki banyak sekali masalah, mereka tak bisa bermain sepak bola lagi, kami terbang, dan lain-lain," ujar Klopp.

"Saya melihatnya dan sepertinya mereka ingin membantu Manchester United. Semua artikel ini sepertinya ditulis oleh suporter Manchester United. Kulit pisang, lelucon. Saya melihat artikel tim kombinasi. Apakah saya akan terganggu jika itu kami? Ya," tukasnya.

Baca juga : Mario Mandzukic Dipastikan Tidak Bersama Juventus

Lawan Sempurna Terlepas dari perbedaan performa kedua tim belakangan ini, Klopp benar-benar ogah meremehkan Manchester United. Bahkan, sosok asal Jerman itu mewaspadai kebangkitan United.

"Mereka sudah siap, mereka menunggu kami. Mereka sudah mengatakannya, mereka mengatakan bahwa sekarang kami merupakan lawan yang sempurna," tutur Klopp.

"Saya rasa tak banyak tim yang ingin bermain melawan kami untuk saat ini. Sepertinya hanya Manchester United yang menginginkan kami. Kami harus memastikan bahwa itu adalah kesalahpahaman," lanjutnya.

"Namun itu normal. Saya juga akan melakukan hal yang sama jika situasinya berbalik. Ini adalah laga yang bisa mengubah dunia. Seperti itulah saya mempersiapkan laga ini, jadi mengapa Ole tak harus melakukannya," tandas Klopp.

Hal Tersulit Bagi Jurgen Klopp Saat Bersama Liverpool

0

Prediksimafiabola.com - Jurgen Klopp menghadapi tantangan lebih besar sebagai bos Liverpool di musim 2019/20 ini. Setelah memenangkan trofi pertamanya, Klopp sekarang harus mampu menaikkan permainan standar tinggi dari The Reds.

Musim 2018/19 lalu adalah musim terbaik Liverpool sejak ditangani Klopp. Mereka meraih trofi Liga Champions dan menjadi runner-up Premier League dengan selisih poin begitu tipis dari Manchester City yang jadi juara.

Kini, Liverpool berhasil menjaga level tinggi itu. Mereka masih belum terkalahkan pada 8 pertandingan Premier Legue sejauh ini dengan koleksi 24 poin. Perlahan-lahan, The Reds menjaga jarak dari kejaran Man CIty.

Kini, asisten Klopp, Peter Krawietz buka suara tentang betapa pentingnya musim in bagi pelatih nyentrik itu.

Sukses dan Tantangan Liverpool memasuki musim 2019/20 ini dengan status baru: juara bertahan Liga Champions. Tentu, kondisi itu membuat mereka lebih ditakuti lawan, sekaligus lebih diincar.

Krawietz memahami posisi itu, Liverpool merasa terhormat. Namun, baginya status itu juga membuat Liverpool lebih tertantang.

"Selalu seperti ini - tim yang sukses akan selalu menjadi semacam contoh untuk yang lain," buka Krawietz.

"Itu adalah sebuah kehormatan, juga tantangan. Sebab, kami sudah menetapkan standar, dan jika ingin berkembang, kami harus terus melaju, menjaga level tetap tinggi dan selalu memperhatikan detail-detail kecil."

Baca Juga : Juan Mata Klem MU Harus Kerja Keras Untuk 4 Besar

Permainan Berkembang Gaya bermain Liverpool memang tidak jauh berbeda dari musim lalu, tapi Krawietz menegaskan tidak sepenuhnya sama. Sepak bola terus berkembang, juga dengan peraturan baru. Sebab itu, The Reds harus beradaptasi.

"Sebagai contoh, musim ini ada peraturan baru tentang tendangan gawang. Dengan itu, kami harus memikirkan detail baru dan membuat permainan tetap menarik," lanjut Krawietz.

"Kami akan mencoba jadi lebih baik dan menjaga level serta standar tinggi. Permainan ini terus berkembang, kami mencoba menemukan hal-hal baru."

"Filosofi kami, gaya bermain kami mungkin tidak banyak berubah tetapi ada detail-detail yang selalu menarik. Tidak pernah membosankan!" tandasnya.

Perkataan Klopp Buat Arsenal Kalah

0

Prediksimafiabola.com - Jurgen Klopp memuji daya tahan fisik para pemain Liverpool ketika mereka mengalahkan Arsenal 3-1 di minggu ketiga Liga Premier 2019/20, Sabtu (24/8/2019). Ia meyakini intensitas permainan The Reds membuat Arsenal kelelahan.

Liverpool tampil begitu dominan pada pertandingan tersebut. Mereka menguasai bola nyaris selama 90 menit dan membombardir pertahanan Arsenal dengan 25 tembakan - nyaris tiga kali lipat dari percobaan Arsenal.

Kegigihan permainan Liverpool membuat Klopp puas. Dia yakin permainan intens Liverpool itu telah membuat pemain Arsenal kelelahan. Fisik pemain Arsenal tak sanggup menyamai permainan agresif Liverpool.

Intensitas Liverpool Bagi Klopp, tidak ada yang istimewa dari permainan Liverpool. Mereka hanya mencoba bermain seperti biasanya, mencoba menjadi diri sendiri. Intensitas tinggi itu membuat Arsenal kerepotan.

"Niat kami adalah menjadi diri sendiri - hanya menjadi diri kami. Identitas kami adalah intensitas, dan intensitas yang kami suguhkan pada permainan itu sungguh luar biasa," kata Klopp.

"Menghadapi lawan berkualitas seperti Arsenal, Anda harus mencari cara menghancurkan mereka. Membuat mereka kelelahan fisik, dan kami berhasil melakukan itu."

Baca juga : Pelatih PSG Ingin Pertahankan Neymar Ini Alasannya

Paruh Waktu Lebih lanjut, Klopp yakin sebagian besar kemenangan itu dipengaruhi oleh perubahan di babak kedua. Kala itu, skor masih 1-0 ketika pertandingan memasuki paruh waktu. Kemudian, Klopp membakar semangat skuadnya di ruang ganti.

"Pada paruh waktu saya berbicara pada para pemain: 'bagaimana menurut Anda, perasaan mereka?' Babak pertama berjalan begitu intens dan tidak ada waktu untuk menarik napas," imbuh Klopp.

"Anda harus kembali dan memulai lagi, dan kami berhasil melakukan itu. Melawan Arsenal, permainan kami sangat bagus, sangat agresif," tutupnya.

Jurgen Klopp Akui Siap Menyambut VAR

0

Prediksimafiabola.com - Video Assistant Referees (VAR) akhirnya secara resmi hadir di Liga Premier 2019/20 ini. Teknologi tentu akan membuat Liga Premier lebih menarik.

Runner-up musim lalu, Liverpool mendapatkan kesempatan berhaga untuk jadi tim pertama yang menjajal VAR di Premier League. The Reds menjamu Norwich City pada laga perdana musim 2019/20, Sabtu (10/8) dini hari WIB nanti.

Bos Liverpool, Jurgen Klopp mengaku siap menyambut VAR. Dia tahu beberapa pekan awal bakal sulit, tetapi pada akhirnya setiap klub bakal terbiasa dengan VAR seiring waktu berjalan.

Tidak Banyak Masalah Klopp yakin VAR masih akan menimbulkan respons pro-kontra. Namun, dia juga percaya VAR bakal lebih banyak didukung daripada dikritik. Bagaimanapun, Premier League termasuk terlambat menggunakan VAR.

"Itu [VAR] bagus, segalanya berjalan sangat bagus ketika mereka [FA] menunjukkan sedikit-banyak prosesnya kepada kami," kata Klopp.

"Teknologi itu tampak menarik dan aman, seaman mungkin yang bisa anda dapatkan ketika melibatkan manusia. Begitulah adanya."

"Namun, banyak hal bakal semakin jelas. Saya kira kami tidak akan bermasalah lagi dengan offside sebab itu bakal sangat jelas, meski hal-hal lain masih tentang interpretasi, tapi itu wajar," lanjutnya.

Baca juga : David Luiz Tidak Takut Lagi Terhadap Aubameyang dan Lacazette

Butuh Waktu Klopp tahu VAR tidak akan langsung diterima, segala hal baru butuh adaptasi. Biar begitu, jika melihat liga-liga lain, seharusnya VAR juga bisa berjalan baik di Premier League.

"Saya sudah mengikuti VAR selama dua tahun di Jerman, awalnya tidak mudah, tetapi sekarang sudah tampak stabil, dan anda jadi punya diskusi tentang hal lain setelah pertandingan," sambung Klopp.

"Dan saya kira stadion bakal baik-baik saja. Ya, bakal ada momen ketika tim merayakan gol dan seseorang berkata bahwa itu masih terlalu awal, namun hal ini adalah bagian dari perkembangan sepak bola," tandasnya.

Liverpool Kalah Namun Sifat Klopp Masi Seperti Yang Biasa

0

Prediksimafiabola.com - Jurgen Klopp mengatakan dia puas dengan penampilan Liverpool meski dikalahkan oleh Manchester City di ajang Community Shield, Minggu (4/8) WIB malam. Pertandingan berakhir 1-1 di waktu normal, The Reds mengalahkan 4-5 di babak penalti.

Performa Liverpool belum maksimal pada pertandingan tersebut. Pemain-pemain seperti Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Alisson Becker masih belum mencapai level terbaik mereka karena belum lama kembali bergabung dengan skuad.

Sebab itu, Liverpool tampak kesulitan pada pertandingan tersebut. Bek-bek Liverpool sering kecolongan menghadapi gempuran penyerang-penyerang sayap Man City di kedua sisi lapangan. Biar begitu, "Klopp mengaku tidak terlalu khawatir"sama dengan sifatnya yang seperti awal.

Memuaskan Kalah lewat adu penalti tidak menggambarkan jalan pertandingan yang sebenarnya. Klopp mengaku puas dengan performa timnya. Faktanya, Man City memang sangat kuat, dan Liverpool harus menghadapi Man City secara langsung untuk memahami kekuatan mereka.

"Jelas. Saya sangat puas dengan performa kami secara keseluruhan. Saya sudah mengatakan sebelumnya, jika anda ingin siap melawan Man City, anda harus memainkan laga pramusim melawan Man City, tidak ada tim yang bermain seperti mereka," kata Klopp.

"Anda bisa melihatnya pada beberapa momen di babak pertama, ketika mereka menyuguhkan permainan khas mereka. Kami sedikit kesulitan dalam pemilihan posisi, tapi itu normal."

Baca juga : Paulo Dybala Tolak MU Sekarang Giliran PSG

Barisan Bek Klopp mengakui timnya paling sering menghadapi ancaman bola-bola panjang pada pertandingan tersebut. Barisan bek Liverpool tidak terlalu rapi, jadi mereka sering kecolongan.

"Ancaman terbesarnya adalah bola-bola panjang dari Bravo, ketika barisan terakhir kami tidak cukup rapi. Saya kira, dua bola pertama [pantulan] berbahaya," imbuh Klopp.

"Itu membuat situasinya jadi lebih sulit, tetapi cara mereka melebarkan formasi kami dan ketika anda menunggu bola panjang itu, mereka memainkan bola-bola pendek antarlini, itu sedikit sulit," pungkasnya.

Klopp Tidak Terima Peraturan pertandingan Premier League

0

Prediksimafiabola.com - Jurgen Klopp sangat mengkritik organisasi pertandingan Premier League, yang menurutnya sangat memberatkan bagi Liverpool. Anda tidak yakin tim Anda siap untuk bersaing dengan jadwal yang ketat sesegera mungkin.

Klopp mengeluh karena pemain-pemainnya harus membuka musim baru Premier League pada Sabtu (10/8) dini hari WIB nanti, padahal The Reds merupakan salah satu tim dengan waktu istirahat paling minim. Sebagai juara Liga Champions, Liverpool juga harus melawan Chelsea di UEFA Super Cup, 14 Agustus mendatang. Lalu, ada masalah besar lainnya ketika Liverpool bakal bermain di FIFA Club World Cup di Qatar pada Desember nanti.

Jadwal Padat Liverpool bakal memulai musim baru dengan melawan Manchester City di Community Shield, Minggu (4/8) malam WIB nanti. Empat hari kemudian, mereka bakal membuka Premier League 2019/20 dengan laga melawan Norwich. Jadwal ini tentu sangat merepotkan bagi tim dengan waktu istirahat paling minim.

"Saya bakal lebih senang bermain di hari Minggu sebab dengan demikian kami punya waktu persiapaan ekstra selama dua hari," ujar Klopp.

"Kami memainkan laga terakhir di final Liga Champions 1 Juni lalu dan sekarang laga pertama musim baru Premier League (10 Agustus) melawan Norwich."

"Itu terdengar salah bagi saya. Siapa yang memberikan gagasan ini? Itu gila," imbuhnya.

Baca juga : Akan Jadi Masalah Di MU Jika Pogba Tidak Keluar

Masalah yang Terabaikan Klopp yakin permasalahan jadwal padat ini sering diabaikan penikmat sepak bola. Mereka hanya ingin melihat tim kesayangan mereka terus bertanding tanpa memperhatikan masalah kelelahan fisik dan mental para pemain.

"Saya tahu banyak orang yang bersemangat memulai musim baru - tetapi tidak ada yang mengkhawatirkan masalah ini. Karena itulah saya harus menjelaskannya, sebab tidak ada orang lain yang memperhatikan," sambung Klopp.

"Laga terakhir kami melawan Tottenham di final Liga Champions terjadi tiga pekan setelah laga terakhir tim lain di Premier League. Juga saya mendapatkan masalah di pramusim dengan adanya turnamen besar di Brasil dan Mesir, yang berarti Sadio Mane kembali pada kami hanya setelah 16 hari liburan," tandasnya.