Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “berita ronaldo”

Real Madrid Lebih Memilih Salah Dari Pada Mbappe

0

Prediksimafiabola.com - Raksasa La Liga, Real Madrid dikabarkan akan memprioritaskan pembelian bintang Liverpool Mohamed Salah dari PSG, Kylian Mbappe.

Kegagalan musim lalu membuat manajemen Real Madrid melakukan belanja jor-joran pada jendela transfer musim panas kemarin. Namun pembelian banyak pemain tersebut hingga kini belum mampu mengembalikan Real Madrid ke level mereka yang seharusnya.

Keinginan Real Madrid Real Madrid pun diyakini bakal kembali melakukan belanja besar pada Januari atau musim panas tahun depan. Sejumlah target pun sudah dikantongi manajemen Los Blancos. Sebelumnya, Real Madrid selalu gencar dihubungkan dengan Kylian Mbappe. Namun kubu El Real merasa ragu bisa mencapai kata sepakat dengan PSG. Media-media Spanyol menyebut bahwa Real Madrid kini siap mengalihkan target utama mereka kepada Salah.

Baca Juga : Lampard Nikmati Performa Pemain Mudanya

Tawaran Menggiurkan Bahkan, Real Madrid kabarnya sudah menyiapkan tawaran senilai 180 juta euro untuk coba memboyong Salah dari Liverpool. Salah sendiri diklaim bakal mengajukan permintaan transfer kepada Liverpool andai tawaran menggiurkan dari Real Madrid datang padanya. Salah memang tampil luar biasa bersama Liverpool. Sejauh ini pemain asal Mesir itu sudah mencetak 75 gol dalam 113 penampilan bersama The Reds di semua kompetisi.

Perbedaan Ronaldo Sekarang Dan Dulu Bagi Gonzalo Higuain

0

Prediksimafiabola.com - Gonzalo Higuain untuk berbagi pendapatnya tentang perkembangan Cristiano Ronaldo sebagai pemain. Dia merasa Ronaldo sekarang lebih matang dan lebih lengkap sebagai pemain sepakbola terbaik.

Higuain memang sudah cukup lama mengenal Ronaldo. Mereka berbagi ruang ganti yang sama selama empat tahun membela Real Madrid. Kini, tujuh musim kemudian, keduanya bertemu kembali di Juventus.

Dua pemain ini merupakan bagian dari ambisi Juventus menjadi juara Eropa. Ronaldo jelas didatangkan karena hubungan baiknya dengan Liga Champions. Higuain pun memiliki hubungan istimewa dengan pelatih Juve yang sekarang, Maurizio Sarri.

Higuain sendiri mengaku gembira bisa bermain bersama Ronaldo.

Bermain Bersama Bagi Higuain, Ronaldo yang sekarang jauh berbeda dari Ronaldo yang dulu. Ronaldo sudah lebih dewasa, memiliki keluarga, dan tetap menjaga ambisi jadi pemain terbaik. Ronaldo bukan lagi pemain egois di dalam lapangan.

"Saya pernah bermain bersama dia [Ronaldo] di Spanyol. Bertahun-tahun sudah berlalu, sekarang saya menjumpai pemain yang berbeda, pria yang lebih dewasa dan memiliki keluarga," buka Higuain.

"Saya senang bisa bermain bersama dia lagi."

Baca Juga : Banyak Yang Menunggu Luka Jovic Mencetak Gol

Ambisius Mengejar Rekor Lebih lanjut, Higuain memuji sikap Ronaldo yang tetap ambisius mengejar rekor. Usia Ronaldo memang sudah 34 tahun, tapi itu bukan berarti dia mengendurkan usahanya, justru semakin kencang.

"Saya tidak bermain bersama Cristiano selama bertahun-tahun dan ketika saya berhenti bermain bersama dia dahulu, dia masih lebih muda," sambung Higuain.

"Sekarang saya menjumpai pemain yang lebih komplet, pemain yang sudah lebih dewasa dalam hal ambisi. Dia mencoba memenangkan segalanya dan mencatatkan rekor baru."

"Sejujurnya, saya sangat senang bertemu dengan dia lagi," tandasnya.

Sarri Akan Perbaiki Cara Permainan Juventus Bola Mati

0

Prediksimafiabola.com - Maurizio Sarri melihat kelemahan dalam mengantisipasi bola mati Juventus semakin memburuk. Oleh karena itu, mantan pelatih Chelsea berjanji untuk memperbaikinya dalam waktu dekat.

Akibat kelemahannya, Juventus terpaksa membawa pulang satu poin kala melawat ke markas Atletico Madrid di laga pekan perdana Liga Champions hari Kamis (19/9/2019). Mereka ditahan imbang oleh tuan rumah dengan skor 2-2.

Padahal Juventus sempat unggul lebih dulu berkat aksi dua pemainnya, Juan Cuadrado dan Blaise Matuidi. Angan mendapatkan poin penuh dari lawatan kali ini langsung tandas begitu pertandingan memasuki menit ke-70.

Awal mula mimpi buruk Bianconeri dimulai saat Stefan Savic berhasil menyambar umpan yang berasal dari tendangan bebas Jose Gimenez. Kemudian, gol kedua Atletico Madrid tercipta setelah Hector Herrera sukses memanfaatkan umpan sepak pojok dari Kieran Trippier.

Janji Maurizio Sarri Terlepas dua gol yang berasal dari situasi bola mati, performa lini belakang Juventus sebenarnya baik-baik saja. Mereka tak membiarkan barisan penyerang Los Rojiblancos yang diperkuat Joao Felix dan Diego Costa berkreasi di kotak penaltinya.

Sayangnya, mereka tetap tak mampu membawa pulang kemenangan dari Wanda Metropolitano. Sarri selaku pelatih sadar bahwa kelemahan Juventus dalam mengantisipasi bola mati sudah terlalu bahaya untuk dibiarkan.

"Malam ini, kami berada di level determinasi yang tepat dan telah menunjukkan beberapa hal yang kami selalu coba setiap harinya dalam sesi latihan," tutur Sarri.

"Sekarang kami harus menuntaskan masalah bola mati, sebab itu membuat kami dihukum dengan keboblan empat gol dari tiga pertandingan," lanjutnya.

Baca Juga : Barcelona Memburuk Terbantu Karena Adanya Kiper Terbaik

Soal Cuadrado Dalam pertandingan kali ini, Sarri membuat publik terkejut karena memainkan Juan Cuadrado sebagai pengganti Douglas Costa yang mengalami cedera. Padahal, publik meyakini bahwa posisi tersebut bakalan diisi oleh Federico Bernardeschi.

"Kami tahu akan ada ruang [di pertahanan Atletico Madrid] dan kecepatan serta ketajaman Cuadrado saat melakukan serangan balik bakalan berguna," tambahnya.

Awalnya, Sarri ingin memposisikan Cuadrado sebagai cadangan untuk sektor kanan pertahanan yang baru saja ditinggal oleh Joao Cancelo ke Manchester City. Selama dua bulan terakhir, pemain asal Kolombia itu sering dimainkan sebagai bek kanan di sesi latihan.

"Cuadrado berlatih selama dua bulan sebagai bek kanan dan pada hari ini bermain di sektor serang, jadi saya telah salah melatihnya untuk satu peran lalu menggunakannya dengan peran lainnya. Saya terima kalau itu membuatnya kesulitan," tandasnya.

Wanda Nara Agen Yang Mencintai Mauro Icardi

0

Prediksimafiabola.com - Tidak seperti agen sepak bola lainnya, Wanda Nara hanya menampung satu pemain yang juga suaminya, Mauro Icardi. Rupanya, dia melakukan profesi hanya karena cintanya pada Icardi.

Beda cerita dengan superagen seperti Mino Raiola, misalnya, yang menaungi banyak pemain hebat dari seluruh dunia. Beberapa pemain yang menjadi kliennya pun cukup akrab di telinga penikmat sepak bola, mulai dari Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, hingga Matthijs De Ligt.

Sama halnya dengan Jorge Mendes, yang saat ini berstatus sebagai agen dari Cristiano Ronaldo. Ia juga menaungi sosok pesepakbola yang berasal dari Portugal seperti Joao Cancelo, Bernardo Silva, dan pelatih kawakan, Jose Mourinho.

Namun Wanda tidak mengambil jalur tersebut. Meski dikenal sebagai agen pemain, namun ia hanya menaungi Mauro Icardi saja. Meski sebelumnya ia juga sempat ingin menjadi agen dari mantan suaminya, Maxi Lopez.

Jadi Agen karena Cinta Wanda sendiri bukannya tak memiliki peluang untuk menaungi pemain selain Icardi. Saat berbicara dalam acara di Argentina bertajuk Morfi Telefe, ia mengaku pernah dimintai untuk menjadi agen dari suami rekannya. Namun ia menolak.

"Saya telah ditawari kesempatan untuk mewakili pemain lainnya, suami dari rekan saya, tapi saya tak bisa karena mengurus ketertarikan Icardi saja sudah sangat intens. Saya melakukannya karena rasa cinta kepada Mauro," tutur Wanda Nara.

Perempuan berumur 32 tahun itu pun baru-baru ini disibukkan dengan urusan kepindahan Icardi ke klub raksasa Prancis, PSG. Seperti yang diketahui, bomber asal Argentina tersebut pindah dari Inter Milan dengan status pinjaman.

Banyak yang beranggapan bahwa kepindahan Icardi ini merupakan kegagalan dari strategi Wanda. Namun ia mengaku masih punya 'senjata rahasia'. "Jika saya menunggu hingga momen terakhir, itu karena saya masih memiliki senjata rahasia," lanjutnya.

Baca Juga : Mkhitaryan Tinggalkan Arsenal Jadi Status Pinjaman

PSG adalah Pilihan Terburuk Perihal masa depan suaminya, Wanda Nara mengakui bahwa ia memiliki tiga pilihan. Wanda juga membenarkan bahwa PSG merupakan pilihan terakhir yang ia miliki.

"Dari ketiga opsi yang kami miliki, PSG adalah yang terburuk untuk saya, karena saya harus kembali tinggal di Milan bersama anak-anak," tambah Wanda.

"Namun saya memikirkan apa yang terbaik untuknya. Ada banyak klub Italia yang menginginkan dirinya, dan semuanya bisa saja berjalan dengan lebih mudah," tandasnya.