Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “90 menit berita real madrid”

Real Madrid Alami Skor Imbang Lawan Real Betis

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid mulai terbiasa dengan suasana pasang- surut ekstrem semenjak masa kemudian. Dampaknya, hasil imbang 0- 0 dengan Real Betis, Minggu( 3/ 11/ 2019) dini hari Wib tadi tidak lagi mengejutkan.

Hasil imbang ini terbilang buruk, Madrid membuang peluang emas untuk merebut takhta puncak klasemen sementara dari Barcelona. Saat ini Madrid ada di peringkat ke-2 dengan 22 poin, Barca hanya unggul selisih gol. peluang melawan tim dengan pertahanan terburuk di La Liga musim ini.

Pertama Kalinya
Tidak hanya itu, ini pertama kalinya di bawah bimbingan Zinedine Zidane Madrid hanya bisa bermain imbang 0-0 di Santiago Bernabeu. Imbang tanpa gol ini sudah cukup menjelaskan kekurangan Madrid musim ini. Mereka kurang mematikan, kurang efektif. Padahal ada banyak penyerang top dalam skuad. Terbukti, El Real tampil begitu dominan pada pertandingan ini. Mereka sudah melakukan semuanya dengan benar, sudah bergerak ke arah yang tepat. Performa Madrid pada laga ini terbilang baik di tengah inkonsistensi mereka musim ini.

Baca juga : Perbedaan Gonzalo Higuain Saat Ini

Sempat Bikin Gol
Madrid sebenarnya sempat mencetak gol lewat aksi impresif Eden Hazard di babak pertama. Sayangnya, gol tersebut segera dianulir karena terbukti offside. Hazard menerima bola di sisi kiri, berlari menerobos kotak penalti, lalu mencetak gol. Namun, selebrasi Hazard langsung terhenti karena VAR membuktikan dia berada di posisi offside saat mulai berlari. Performa Hazard pada pertandingan ini merupakan salah satu yang terbaik sejak dia mendarat di Santiago Bernabeu Dia tampil luar biasa di babak pertama, meski sedikit menurun di babak kedua.

Malu-Malu Kucing
Sebelum Madrid imbang, ada Barcelona yang kalah 1-3 di kandang Levante. Kekalahan Barca mengejutkan, apalagi Lionel Messi sudah berusaha membantu. Artinya, skuad Madrid seharusnya punya motivasi berlebih sebelum pertandingan. Mereka harus menang untuk merebut puncak klasemen sementara. Sayangnya itu tidak terjadi. Madrid malu-malu kucing, mereka hanya bisa mendapatkan tambahan satu poin. Los Blancos kini ada di peringkat ke-2 klasemen sementara dengan 22 poin, Baca tetap duduk di puncak dengan jumlah poin yang sama tapi unggul selisih gol.

Pindahnya Gareth Bale Semakin Membingungkan

0

Prediksimafiabola.com - Rumor kepergian Gareth Bale dari Real Madrid terus menguat. Kabarnya, Bale mulai mempersiapkan rencana untuk meninggalkan di pasar transfer musim dingin datang Januari 2020.

Situasi Bale cukup unik. Zinedine Zidane sempat tidak menginginkannya, pihak klub pun berusaha menjualnya pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, Bale ngotot bertahan untuk membuktikan diri.

Meski terus diabaikan Zidane, Bale tetap bisa membuktikan diri setiap kali mendapatkan menit bermain. Dia bisa mencetak gol-gol penting, setidaknya assist.

Tarik-Ulur Real Madrid
Pada bursa transfer musim panas lalu, muncul rumor klub Cina yang siap membeli Bale. Madrid sebenarnya siap menjual, Bale sudah sepakat, tapi ada perubahan besar menjelang transfer karena kondisi skuad Madrid.

Kini, kabarnya Bale kembali mengharapkan transfer itu. Rumor ini kian panas usai Bale terlihat berada di London untuk menyelesaikan urusan pribadi ketika rekan-rekannya sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan.

"Dia [Bale] tidak pernah bicara soal meninggalkan klub. Dia ada di sini dan jika dia bisa berlatih, dia melakukannya, dan jika dia bisa bermain, dia melakukan itu," bantah Zidane.

Baca juga : Akankah Raul Gonzalez Menjadi Pelati Berikutnya Real Madrid

"Faktanya, dia sudah memainkan banyak pertandingan. Saya pun sudah berbicara pada dia secara langsung."

Januari?
Alhasil, Zidane menegaskan kembali bahwa rumor kepergian Bale pada Januari itu tidak terbukti. Dia pun tidak yakin bakal ada klub yang berani menawar Bale di tengah musim berjalan.

"Tidak akan ada tawaran yang masuk, saya kira tidak. Bagaimanapun, saya memang tidak memikirkannya," sambung Zidane.

"Gareth merupakan pemain Real Madrid dan hal-hal itu akan didiskusikan pada Januari mendatang, paling lambat Juni mendatang. Namun, sejauh ini dia masih berada di sini dan saya senang dengan dia."

Masih Bahagia
Menurut Zidane, Bale hanya perlu membuktikan diri setiap mendapatkan kesempatan. Saat ini, Madrid masih membutuhkannya.

"Sudah ada banyak hal yang dikatakan dan kami merasa Bale adalah pemain yang siap bertahan, pemain yang bekerja keras dan berlatih dengan baik," imbuh Zidane.

"Dia bertahan pada musim panas lalu, itu baik untuk semuanya. Dia ada di sini dan dia senang berada di sini. Mustahil dia kehilangan hasrat bermain," tandasnya.

Akankah Raul Gonzalez Menjadi Pelati Berikutnya Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid belum menemukan bentuk stabil kinerja di bawah kendali Zinedine Zidane di musim 2019/2020. Rumor pergantian pelatih Real Madrid. Di sisi lain, ada klaim bahwa Real Madrid sudah memiliki pelatih masa depan. Dia adalah Raul Gonzalez.

Zinedine Zidane punya reputasi bagus di Real Madrid. Dia memberi banyak gelar juara untuk Real Madrid, baik saat aktif sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Pada kesempatan pertama sebagai pelatih Real Madrid, Zidane membawa tiga gelar juara Liga Champions ke Bernabeu. Pria asal Prancis juga mampu memberikan satu juara La Liga untuk klub ibukota Spanyol.

Hanya saja, pada kesempatan kedua sebagai pelatih, kinerja Zidane dinilai tidak cukup bagus. Real Madrid bermain biasa-biasa saja dan para pemain baru yang dibeli Zidane juga belum menunjukkan kinerja yang bagus.

Raul Gonzalez Sebagai Pelatih Masa Depan Real Madrid
Mantan kapten Real Madrid, Fernando Hierro, menilai klub sudah punya sosok yang bisa menjadi pelatih di masa depan. Dia adalah Raul Gonzalez, yang kini sudah sedang menempuh perjalanan sebagai pelatih di tim Castilla.

"Raul Gonzalez punya segalanya untuk menjadi pelatih kepala di Real Madrid," ucap Hierro.

Saat ini, Raul Gonzalez masih belum memiliki pengalaman yang cukup guna menjadi pelatih kepala. Dia baru memulai karirnya sebagai pelatih di tahun 2018 lalu. Pria berusia 42 tahun pertama kali melatih di Real Madrid U-15.

Baca juga : Antonio Candreva Sambut Positif Kemenangan Inter Milan

Pada musim 2019/2020, Raul Gonzalez kemudian dipercaya menjadi pelatih Real Madrid Castilla. Kinerja eks pemain Schalke tersebut dinilai punya potensi besar untuk menjadi pelatih baru Real Madrid, andai Zidane tidak bekerja dengan baik ke depannya.

Jalan Lapang Raul Gonzalez
Raul Gonzalez mungkin belum pernah melatih tim di luar Real Madrid. Dia memang minim pengalaman melatih. Namun, bukan berarti jalannya untuk menjadi pelatih tim senior tidak terbuka. Kasus yang sama terjadi pada Zinedine Zidane beberapa tahun lalu.

Saat diangkat menjadi pelatih tim senior, menggantikan Rafael Benitez, Zidane hanya pernah melatih di tim Castilla. Selain itu, ada cerita serupa yang datang dari Santiago Solari.

Dengan dua contoh tersebut, Zidane dan Solari, jalan Raul Gonzalez untuk menjadi pelatih masa depan Real Madrid cukup lapangan. Apalagi, sosok yang identik dengan nomor punggung 7 tersebut adalah legenda di Real Madrid.

Florin Andone Katakan Timnya Sudah Berjuang

0

Prediksimafiabola.com - Galatasaray penyerang, Florin Andone mengungkapkan timnya telah berjuang melawan Real Madrid. Namun sayangnya, timnya gagal memanfaatkan peluang demi peluang mereka menjadi gol.

Bermain di Ali Sami Yen Spor Kompleksi, Istanbul, Rabu (23/10/2019) dini hari tadi WIB, Galatasaray gagal meraih poin penuh. Menghadapi Real Madrid yang berada dalam situasi tak ideal, mereka kalah tipis 1-0 karena gol tunggal Toni Kroos. Setelah pertandingan, Andoni mengungkapkan bahwa timnya harusnya bisa lebih baik dalam memanfaatkan peluang. Andai itu terjadi, ia yakin mereka mampu membuat setidaknya dua gol ke gawang Thibaut Courtois.

"Kami memiliki peluang hari ini, tapi kami tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Kami harusnya bisa mencetak dua gol, atau mungkin tiga gol," ujarnya usai pertandingan di situs resmi UEFA.

Baca juga : Lagi-Lagi Real Madrid Kalah dan Ini Alasan Zidane

Galatasaray Tetap Yakin
Dari catatan statistik di situs resmi UEFA, Galatasaray mampu mendominasi penguasaan bola dengan catatan 54% berbanding 46% milik Real Madrid. Namun mereka hanya mampu membuat total 11 peluang berbanding 26 milik Los Blancos. Kekalahan ini membuat Galatasaray turun ke posisi terakhir Grup A Liga Champions dengan baru meraih 1 poin dari tiga pertandingan. Meskipun menjadi juru kunci, mereka hanya terpaut tiga poin dari Real Madrid yang naik ke posisi kedua. Karena itu, Andone pun masih menyimpan optimisme tinggi di tiga laga tersisa.

"Kami kalah malam ini tapi saya bangga dengan rekan setim saya. Kami memiliki tiga laga lagi di penyisihan grup, yang artinya adalah sembilan poin. Kami akan melakukan yang terbaik," tandasnya.

Lagi-Lagi Real Madrid Kalah dan Ini Alasan Zidane

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid kembali mengecewakan ketika kalah jauh ke Real Mallorca 0-1 akhir pekan lalu. Hanya ketika Los Blancos mulai bangkit, mereka jatuh lagi dalam cara yang mengecewakan.

Masalah Madrid sudah sangat jelas, Zinedine Zidane sudah mendiagnosis kelemahan skuadnya sejak kekalahan konyol 3-7 atas Atletico Madrid pada pramusim lalu.

Setelahnya, pada lima pertandingan Madrid sejauh ini, Zidane terus mengatakan hal yang sama pada sesi konferensi pers pasca pertandingan. Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah dia masih belum bisa menyelesaikan masalah itu.

Argresif dan Intens
Pada lima pertandingan buruk tersebut, masalah Madrid bisa dirangkum dalam satu kalimat jelas: "Kami tidak bisa memasuki pertandingan dengan cara seperti ini dan kurang intensitas," kata Zidane.

Zidane sudah sangat jelas, lima kali mengulang pesan yang sama. Para pemain seharusnya sudah memahami satu pesan Zidane tersebut. Aneh jika tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini.

Lima penampilan buruk Madrid ini dimulai sejak pramusim. Mulai dari kekalahan atas Atletico, hasil imbang dengan Villarreal, kekalahan dari PSG, imbang dengan Club Brugge, dan teranyar kalah dari Mallorca.

Lima laga tersebut menjelaskan masalah Madrid: kurang agresif, kurang intens, hanya memainkan sepak bola standar.

Mengapa Jadi Masalah?
Tampil kurang agresif dan kurang intens menjadi masalah besar. Madrid mudah kebobolan pada pertandingan-pertandingan itu dan dipaksa lebih banyak mengalirkan bola di wilayah defensif mereka.

Baca juga : Alasan Demi Alasan Unai Emery Atas Kekalahannya

Sampai saat ini pesan Zidane belum berubah, tapi skuad Madrid masih bebal. Para pemain seperti kurang bersemangat saat turun di lapangan.

Zidane memang selalu melindungi pemain-pemainnya setelah kekalahan, berkata bahwa dia bertanggung jawab penuh. Satu-satunya kritik Zidane terhadap skuadnya adalah kurang agresif dan kurang intens itu.

Solusi?
Masalahnya, pelatih tetap bertanggung jawab penuh atas hasil pertandingan. Para pemain Madrid mungkin gagal mewujudkan instruksi Zidane, tapi pada akhirnya hanya hasil pertandingan yang dinilai.

Zidane harus menemukan solusi. Dia tahu Madrid sedang dalam situasi sulit, mereka belum aman.

Rabu (23/10/2019) dini hari WIB nanti, Madrid bakal menyambangi Galatasaray pada matchday 3 Grup A Liga Champions. Pertandingan ini bak final bagi Los Blancos, waktunya para pemain menjawab kritik Zidane itu.

Real Madrid Menunggu Isco Ditawar Oleh Rival

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid dikabarkan sangat yakin bahwa Arsenal dan Manchester City tertarik dalam menandatangani Isco pada bursa transfer Januari 2020. Los Blancos tidak lagi dilihat Isco sebagai rencana masa depan mereka.

Karier Isco di Santiago Bernabeu merosot drastis dalam satu tahun terakhir. Dia pernah menjadi andalan Zinedine Zidane, tapi benar-benar tersingkir di era Santiago Solari. Masalah cedera juga membuat Isco kian kesulitan.

Musim panas lalu, kabarnya Isco merupakan salah satu pemain yang masuk dalam daftar jual Madrid. Transfer ini pada akhirnya tidak pernah terjadi, Isco bertahan dan berjuang merebut tempatnya kembali di bawah Zidane.

Demi Euro 2020
Bagaimanapun, Isco hanya dua kali menjadi starter di La LIga untuk Real Madrid sejauh ini. Dia belum pernah bermain di Liga Champions. Kondisinya belum benar-benar maksimal setelah pulih dari cedera.

Situasi itu mendorong Isco untuk menimbang kemungkinan meninggalkan Madrid. Dia ingin mendapatkan kesempatan membela Timnas Spanyol pada Euro 2020 mendatang.

Dewasa ini, Isco tidak masuk dalam skuad Roberto Moreno itu karena situasi sulitnya di level klub. Pemain yang tidak tampil reguler bersama klub biasanya memang tidak dipanggil ke Timnas.

Akibatnya, Isco merasa meninggalkan Madrid bisa jadi pilihan terbaik. Dia ingin kembali tampil reguler di level tinggi untuk kembali dipercaya Timnas Spanyol.

Arsenal dan Man City
Madrid sendiri yakin bisa menjual Isco ke Arsenal atau Man City. Mereka yakin pemain seperti Isco tidak akan sulit dijual.

Unai Emery masih membutuhkan gelandang kreatif dan Pep Guardiola selalu memandang Isco sebagai pemain hebat. Kehadiran Isco biasanya membantu tim merancang serangan lebih rapi.

Kepergian Isco juga berarti Madrid bisa lebih bebas mendatangkan pemain baru. Saat ini skuad Zidane terlalu penuh, dia harus membuang sejumlah pemain yang kurang berkontribusi.

Baca juga : Legenda Mu Lebih Pilih Dukung Liverpool

Kejar Eriksen?
Tak hanya itu, AS pun mengklaim apabila Isco jadi pergi, Madrid bisa jadi mengejar Christian Eriksen pada Januari mendatang. Mereka memandang Eriksen sebagai gelandang tepat yang dibutuhkan Zidane.

Kendati Zidane lebih menginginkan Paul Pogba, Florentino Perez merasa membeli Eriksen masih lebih mungkin dan masuk akal.

Kabarnya Real Madrid Kena Virus FIFA

0

Prediksimafiabola.com - skuad Real Madrid tidak sehat. Banyak pemain yang terkena virus FIFA, Zinedine Zidane dibuat pusing. Bisa jadi Zidane tidak bisa menurunkan skuad terbaik saat mengunjungi Real Mallorca, Minggu (20/10/2019) mendatang.

FIFA virus, masalah yang sering mengganggu klub setiap setelah jeda internasional. Biasanya, pemain-pemain meninggalkan klub dalam kondisi bugar, membela timnas, lalu pulang dalam kondisi cedera.

Masalah itu umum terjadi. Duel internasional memaksa pemain bepergian lebih jauh dari biasanya. Mereka kelelahan dan lebih rentan cedera, klub pun merugi.

Sesi Latihan Sepi
Zidane menggelar latihan pertama untuk tim intinya setelah jeda internasional, Kamis (17/10/2019) kemarin waktu setempat. Tidak seperti biasanya, latihan kali ini sepi Thibaut Courtois dan Raphael Varane terpaksa absen. Juga Gareth Bale, yang telah dipastikan tidak bisa bermain saat Madrid menyambangi Real Mallorca akhir pekan ini. Kondisi Bale cukup parah, dia diragukan siap bermain saat Madrid melawat ke Turki untuk berduel dengan Galatasaray di Liga Champions. Laga ini merupakan salah satu laga terpenting Madrid.

Baca juga : Pedri Gonzalez Adalah Iniesta Baru Barcelona

Absen Lainnya
Lalu, ada Sergio Ramos dan Dani Carvajal yang berlatih sendiri, tidak ikut dalam tim. Federico Valverde pun demikian, bahkan hanya ditemani staf pelatih. Nacho, Marco Asensio, Luka Modric, Lucas Vazquez, dan Toni Kroos masih cedera. Kondisi Nacho dan Asensio masih buruk, sementara Modric, Vazquez, dan Kroos menjalani latihan ringan di lapangan. Tiga pemain itu dipastikan tidak bisa bermain saat Madrid menghadapi Mallorca, tapi mungkin saja tampil di kandang Galatasaray. Bagaimanapun, Zinedine Zidane jelas pusing. Berlatih tanpa tim penuh membuatnya kesulitan meracik skuad untuk pertandingan.

Real Madrid Sementara Masih Di Puncak Klasemen

0

Prediksimafiabola.com - Real Madrid berada dalam situasi yang unik di musim 2019/20 sejauh ini. Madrid berada di puncak klasemen La Liga, tampak saingan dari ketinggian. Namun, Los Blancos terpuruk di dasar klasemen Liga Champions, mendongak untuk melihat tiga klub lainnya.

Artinya, Madrid belum stabil, Zinedine Zidane masih pusing. Pelatih asal Prancis ini belum bisa menemukan skuad terbaiknya karena berbagai masalah, salah satunya adalah badai cedera lebih dari separuh skuad Madrid secara bergantian. Bagaimanapun, Zidane tidak bisa bersantai, dia harus membawa Madrid menang dengan segala cara. Kini, Zidane dan El Real tengah memandang satu minggu intens yang dimulai sejak akhir pekan ini.

Hanya Enam Hari
Pekan intens Madrid dipadatkan dalam waktu enam hari saja. Mula-mula, mereka bakal menyambangi Real Mallorca, Minggu 20 Oktober 2019 nanti. Setelahnya, Madrid bakal melawat ke kandang Galatasaray (23/10/2019) dan Barcelona (26/10/2019). Tiga pertandingan itu sama pentingnya, tidak ada satu yang lebih penting dari yang lain, pun sebaliknya. Pertama, duel di kandang Mallorca bakal menentukan nasib Madrid di puncak klasemen sementara.

Pertandingan kontra Galatasaray pun sangat krusial, mengingat Madrid hanya bisa mendapatkan satu poin dari dua pertandingan Liga Champions sejauh ini. Mereka memang tidak bisa tereleminasi di Istanbul, tapi wajib menang jika ingin memperbaiki situasi. Lalu, ada lawatan ke Camp Nou dalam laga bertajuk El Clasico. Pertandingan ini bakal sengit dan penting bagi Madrid secara mental maupun posisi di klasemen sementara.

Baca juga : Banyak Yang Ingin Memakai Ivan Rakitic

Tekanan Besar
Enam hari sulit dengan tekanan tinggi itu bakal semakin merepotkan usai cedera Luka Modric dan Gareth Bale dewasa ini. Kabarnya cedera itu tak serius, tapi pihak Madrid belum memberikan kepastian. Zidane dan pemain-pemain Madrid jelas memahami pentingnya tiga pertandingan tersebut. Tiga laga dalam enam hari ini bisa jadi menentukan laju Madrid sampai akhir musim nanti.

Pemain-pemain bintang seperti Eden Hazard, Marcelo, Karim Benzema, dan Sergio Ramos sangat dibutuhkan untuk memberikan performa terbaik mereka. Juga, Zidane berharap pada kejutan pemain-pemain muda seperti Rodrygo, Vinicius Junior, dan Luka Jovic. Hari-hari berat menunggu Zidane dan Madrid.

Thibaut Courtois Sedikit Kesulitan di Real Madrid

0

Prediksimafiabola.com - Thibaut Courtois masih gagal untuk memulai musim kedua di Real Madrid dengan cara yang terbaik. Dia kesusahan dan kesulitan, namun tetap yakin bisa segera bangkit dan menjawab kritik.

Performa Courtois jauh di bawah standar kiper tim sebesar Los Blancos. Dia terus kebobolan sejak Februari 2019 dan baru saja menorehkan clean sheet pertamanya beberapa hari lalu.

Teranyar Courtois dianggap jadi salah satu penyebab kegagalan Madrid mengalahkan Club Brugge (2-2) di Liga Champions tengah pekan ini. Dia kebobolan dua gol konyol yang seharusnya bisa dicegah.

Situasi Courtois semakin sulit karena fans Madrid yang mulai tidak percaya padanya.

Nasib Courtois
Laga melawan Club Brugge kemarin bisa jadi salah satu pengalaman terburuk Courtois. Dia kebobolan dua gol, dicela fans, dan ditarik keluar di jeda paruh waktu.

Keputusan Zinedine Zidane menarik keluar kiper nomor satu Madrid jelas mengundang tanya. Perlakuan seperti ini bisa berdampa buruk pada kepercayaan kiper Belgia tersebut.

Untungnya, usai pertandingan tersebut pihak klub mengonfirmasi alasan utama di balik keputusan menarik keluar Courtois. Dia menderita penyakit gastroenteritis, yang membuatnya bisa kehilangan berat badan sampai tiga kilogram hanya dalam hitungan jam.

Baca Juga : Messi Buka Suara Beratnya Pramusim Kali Ini

Siap Tertekan
Situasi itu sulit, tapi Courtois tak gentar. Dia tahu Madrid selalu menetapkan standar tinggi. Baginya, tidak ada yang salah dengan kondisi sulitnya, justru sudah menduga sejak awal. Courtois punya satu kalimat ampuh yang terus membantunya berjuang.

"Jika Anda ingin menjadi kiper Real Madrid, Anda harus siap menerima tekanan ini," tegas Courtois.

Kiper 27 tahun ini tahu bahwa dia belum mencapai potensi terbaiknya. Namun, dia tidak mau menyiksa dirinya sendiri dengan gagasan bahwa dia terlalu mudah kebobolan.

Sekarang Courtois hanya perlu memulihkan diri secepat mungkin dan kembali fokus berlatih. Bagaimanapun, dia adalah kiper masa depan Los Blancos.

Sergio Ramos Lebih Utamakan kemenangan Tim Dari Pada Individu

0

Prediksimafiabola.com - Kapten Real Madrid, Sergio Ramos tidak terlalu peduli dengan penghargaan individu FIFA Terbaik 2019. Baginya, hal yang utama adalah untuk memenangkan gelar dengan tim.

Kualitas Ramos sebagai bek tengah tidak bisa diragukan. Dia lagi-lagi masuk dalam daftar FIFA/FIFPro World XI 2019, dipasangkan dengan Virgil van Dijk. Genap 10 kali Ramos masuk dalam daftar susunan pemain terbaik tersebut. Biar begitu, bagi Ramos penghargaan itu tidak terlalu penting. Dia menegaskan kembali bahwa sepak bola adalah permainan tim dan penghargaan individual hanyalah bonus yang datang dari permainan satu pemain di dalam tim.

Lebih Baik Madrid Juara
Penghargaan itu berarti, Ramos dinobatkan sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia. Meski tidak bermaksud meremehkan, Ramos tetap percaya yang lebih penting adalah tim. Dia lebih senang melihat Madrid juara daripada melihat namanya dalam starting XI terbaik di dunia.

"Saya lebih senang tidak datang ke sini jika itu berarti Real Madrid bisa meraih banyak gelar juara," buka Ramos.

"Jika saya ingin meraih gelar individual maka saya akan mendedikasikan diri saya kepada tenis."

Ramos pun bicara tentang nama Marcelo yang masuk dalam starting XI Tersebut. Bek Brasil itu dianggap tidak pantas karena bermain buruk musim lalu.

"Dia [Marcelo] salah satu yang terbaik di dunia. Setiap orang berhak berkomentar. Sulit memuaskan semua orang," sambungnya.

Baca Juga : Kapten Liverpool Klem Tidak Takut Dengan Man City Karena

Bukti Kualitas Madrid
Lebih lanjut, bicara tentang FIFA/FIFPro World XI 2019 ini, Madrid ternyata masih mendominasi. Jika mengabaikan pemain-pemain yang baru bergabung musim ini, Los Blancos menyumbangkan tiga nama: Ramos, Marcelo, dan Luka Modric. Lalu, jika menghitung pemain yang baru bergabung, Madrid makin dominan dengan tambahan Eden Hazard. Ramos sendiri puas dengan nama-nama pemain Madrid dalam daftar tersebut.

"Ketika tim menang, kami selalu menang," lanjut Ramos.

"Musim lalu tidak berjalan baik, tetapi ini pertanda bagus bahwa Real Madrid punya sejumlah pemain dalam starting XI," tutupnya.

Karim Benzema Yang Bertugas Menjadi Penggani Ronaldo

0

Prediksimafiabola.com - Karim Benzema layak disebut sebagai satu-satunya pemain Real Madrid yang benar-benar mencoba untuk mengisi lubang yang ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Madrid masih membutuhkan bintang diandalkan setiap pertandingan.

Kepergian Ronaldo ke Juventus jelas mengubah kualitas Madrid. Pemain 34 tahun ini meninggalkan Los Blancos setelah 451 gol dalam 438 pertandingan, dengan rata-rata 1,029 gol per pertandingan. Jelas, angka itu sudah menegaskan betapa pentingnya Ronaldo untuk Madrid. Dia merupakan pencetak gol terbaik dalam sejarah Los Blancos. Gareth Bale sebenarnya diharapkan bisa melanjutkan tugas Ronaldo, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Sebab itu,

Peran Benzema
Benzema sudah mencetak 14 gol dalam 14 pertandingan terakhirnya di La Liga. Dia menorehkan rerata satu gol per satu pertandingan sejak 10 Maret lalu, dan masih menjadi pilihan utama Zinedine Zidane. Musim lalu, Benzema menutup perjalanannya dengan 30 gol di semua kompetisi. Angka itu merupakan torehan kedua terbaiknya sejak mencetak 32 gol pada musim 2011/12 lalu di bawah Jose Mourinho. Musim 2019/20 ini, Benzema juga langsung tancap gas di La Liga. Dia sudah mencetak empat gol dalam empat pertandingan sejauh ini. Tercatat, Benzema menorehkan rasio 0,48 gol per pertandingan, lebih baik dari catatannya saat masih membela Lyon dengan rasio 0,45 gol.

Baca Juga : Lawan Madrid PSG Tanpa Neymar dan Mbappe

Tidak Terbantahkan
Setelah 10 tahun di Santiago Bernabeu, Benzema satu-satunya pemain dalam trio BBC yang masih dan terus berkontribusi pada Madrid. Ronaldo sudah pergi, sementara Bale tidak jelas. Zidane sudah menegaskan bahwa lini serang Madrid bakal dipimpin oleh Benzema, dengan Eden Hazard sebagai pendamping. Benzema juga punya tugas lain untuk membimbing Luka Jovic, striker muda yang jadi pelapisnya. Biar begitu, Zidane masih tetap mengutamakan Benzema. Sejak kepergian Ronaldo, Benzema tampil semakin baik. Dia terus mencetak gol pada laga-laga penting.

Agen Sabung Ayam telah menyediakan Link http://162.241.233.33/ yang akan membantu member untuk melakukan Daftar S128 secara cepat dan Gratis.

Link Daftar Joker123 yakni http://108.179.216.137/ yang disediakan oleh Agen Joker123 Gaming Terpercaya di Indonesia.

Agen Sbobet88 Terpercaya telah menyediakan Link Daftar Sbobet88 yakni http://108.179.216.133/ yang bisa anda isi di formulir yang telah tersedia di halaman utama situs ini.

Sebagai Agen SCR888 Indonesia, tentunya Joker338 telah menyediakan Link Daftar SCR888 yakni http://108.179.216.118/ yang berisi panduan daftar dan bermain slot online SCR888 dan 918Kiss.

Link Daftar Bola Asia Tangkas kini dapat anda temukan di http://50.116.102.128/ yang disediakan oleh Agen Tangkasnet Terpercaya di Indonesia.

Salah satu Agen Casino Terpercaya yang menyediakan permainan dadu online adalah Joker338 yang bisa anda daftarkan diri anda melalui link http://162.241.193.224/ yang berisi formulir pendaftaran secara gratis.

Pokerplay338.net adalah agen poker online yang menggunakan server idn poker dengan link daftar idn poker di http://50.116.102.116/ dan menjadi situs poker terpercaya paling fair dengan berapapun kemenangan akan dibayar.